Dunia

Topan Berkecepatan 175 KM/Jam Ancam Filipina

Topan ini dijuluki Lupit dan diperkirakan tiba di daratan Filipina besok.

Senin, 19 Oktober 2009, 16:41 WIB
Umi Kalsum, Shinta Eka Puspasari
  (AP Photo/ETTV Television)

VIVAnews - Topan berkekuatan tinggi bergerak mendekati Filipina pada Senin 19 Oktober 2009. Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Nasional (NDCC) memperkirakan Topan Lupit akan tiba di daratan Filipina, Selasa 20 Oktober 2009 besok.

NDCC menyatakan saat ini topan berada sejauh 1.160 kilometer di sebelah timur provinsi Cagayan. Stasiun televisi CNN memberitakan kecepatan angin dalam topan ini mencapai 175 kilometer per jam.

Pemerintah Filipina telah menyiapkan tim darurat dan mengeluarkan cadangan pangan, air bersih, dan selimut untuk menghadapi Lupit. Pemerintah khawatir topan ini akan menyebabkan bencana longsor dan banjir sehingga memperburuk akibat dari dua badai sebelumnya, Ketsana dan Parma.

Saat ini, jumlah korban jiwa akibat dua badai tropis tersebut telah mencapai 858 orang. Ketsana menghantam Filipina pada 26 September dan menyebabkan banjir terburuk selama 40 tahun terakhir. Delapan puluh persen wilayah Manila terendam.

Sekitar 420 orang dinyatakan tewas dan 37 lainnya hilang. Sebagian besar korban meninggal saat badai terjadi namun tidak sedikit yang meninggal pasca-badai akibat leptospiroris, infeksi bakteri akibat terkena air yang terkontaminasi urin binatang.

Pada 3 Oktober, Topan Parma menerpa sebagian besar pulau Luzon. 438 orang meninggal dan 55 ribu terluka. Sebanyak 51 orang masih hilang.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
osha
31/10/2009
saya turut berduka cita atas banyakjnya tewas rakyat pilipina karena badai ini. Tuhan menjaga bangsa Philipina dan kiranya pemerintah indonesia turut peduli membantu pilipina walaupun bukan negara non muslim.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ