Dunia

Awan 'UFO' Rusia Diduga Rekayasa

Sekalipun fenomena itu benar, maka itu akan masuk kategori peristiwa yang sangat langka.

Kamis, 15 Oktober 2009, 14:09 WIB
Ismoko Widjaya
Fenomena awan halo di Moskow (Daily Mail)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Fenomena awan berbentuk mirip UFO di Moskow, Rusia, masih menyimpan misteri. Peneliti astronomi Indonesia menduga fenomena itu hanyalah rekayasa.

"Saya meragukan itu bagian dari dinamika atmosfir. Karena bentuknya sangat sempurna sekali. Cincinnya cincin sempurna," kata Peneliti Utama Astronomi dan Astrofisika, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews, Kamis, 15 Oktober 2009.

Menurut pria yang akrab disapa Djamaluddin ini, sekalipun fenomena itu benar, maka itu akan masuk kategori peristiwa yang sangat langka. Dan itu akan menjadi perhatian utama warga dan peneliti Rusia.

"Tidak ada satu fenomena yang sempurna seperti itu. Ini adalah awan yang membentuk pola cincin. Itu bukan fenomena halo," ujar dia.

Tapi apakah itu rekayasa? Djamaluddin juga tidak bisa menyimpulkan. Sejauh ini, rekan-rekan peneliti astronomi di Rusia belum memberikan keterangan soal fenomena itu kepada Djamaluddin.

Dia menilai, fenomena halo itu biasa dilihat di sekitar matahari atau bulan. Dan itu betul-betul fenomena akibat dampak optik. Proses halo itu disebabkan bila cahaya matahari dilingkupi butiran-butiran es di awan tinggi.

"Tapi yang terlihat di Moskow ini adalah awan yang tampaknya hasil dari dinamika atmosfir. Hampir tidak mungkin. Pola sempurna seperti itu belum ada," jelas dia lagi.

Seperti ditulis laman RussiaToday, pada saat kejadian Rabu, 7 Oktober lalu, jutaan orang menjadi saksi hidup atas munculnya fenomena awan yang mirip kapal induk UFO dalam film Independence Day itu.

Fenomena itu terjadi di saat langit Moskow sedang cerah-cerahnya. Maka itu, sebagian besar warga Moskow dipastikan melihat langsung fenomena alam yang terjadi saat jelang matahari terbenam itu.

Disebutkan, awan aneh bercahaya dengan bentuk cincin itu bergantung di langit bagian barat Ibu Kota. Ilmuwan dari pusat pelayanan cuaca di kota setempat menyebut tidak ada hal-hal mistis dalam fenomena itu.
"Kejadian itu murni dampak optik, meski itu efeknya adalah hal yang sangat spektakuler. Fenomena itu sangat-sangat aneh jika dibandingkan dengan awan di Moskow setiap harinya," kata dia.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
om Yonas at Sragen
18/12/2009
mungkin saja fenomena itu buatan untuk sensasi rusia. Sejenis Bom gas atau sejenis bahan nuklir diledakkan ke angkasa akan menimbulkan efek awan berkilau, pusat ledakan sebagai titik pusat fenomena tersebut.
Balas   • Laporkan
Ald
11/12/2009
oke lah kalau begitu
Balas   • Laporkan
aulianiuli
18/10/2009
Ya namanya fenomena tidak bisa di teorikan secara ilmu nalar donk. Fenomena itu kan sesuatu yang luar biasa jadi memang bisa saja itu benar. kalo kita logika nggak bakalan ketemu deh.. Kita harus percaya yang GHOIB sekalipun itu tidak bisa dibuktikan....i
Balas   • Laporkan
wawan setiawan
16/10/2009
sy setuju kt bang ipul roy suryo kirim ke Rusia biar lebih jelas dan dapat di simpulkan rekayasa atau bukan ......
Balas   • Laporkan
jk
15/10/2009
tanya aja sama Roy Suryo, kan beliau saksi ahleeeeee
Balas   • Laporkan
ipul
15/10/2009
Kalau begitu..Indonesia harus mengirimkan ROY SURYO ke Russia. diakan "pakar telematika" , yaa...itung2 mengharumkan nama Indonesia...hahahaha
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ