Dunia

Turki Tahan 50 Demonstran Anti IMF

Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan protes di Istanbul ini.

Rabu, 7 Oktober 2009, 09:29 WIB
Hadi Suprapto, Harriska Farida Adiati
  (AP Photo/Gene J. Puskar)

VIVAnews - Polisi anti huru hara Turki membubarkan sekitar 2.000 demonstran anti Badan Moneter Internasional (IMF), Selasa 7 Oktober 2009.

Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan aksi protes di Istanbul tersebut, dan menahan sekitar 50 orang.

Polisi berusaha menenangkan demonstran yang berkumpul di alun-alun Taksim di Istanbul karena para pemrotes berusaha berjalan menuju tempat penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia yang sedang berlangsung.

Demonstran yang sebagian besar adalah kalangan mahasiswa itu, beberapa di antaranya melemparkan bom molotov, dengan segera keluar dari dari lokasi, lari ke jalan karena dikejar-kejar polisi.

Sejumlah demonstran membuat barikade dengan tong-tong sampah dan troli belanja, sedangkan yang lain melempari polisi dengan batu.

Kantor berita Analtolia mengungkapkan, sekitar 300 demonstran memecahkan kaca jendela empat bank dan satu supermarket. Sedikitnya satu personel kepolisian menembakkan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kerumunan orang.

Pemimpin Istanbul, Muammer Guler, mengatakan, hampir 50 protestan ditahan, tetapi tidak ada yang terluka. Dia menuduh sekitar 100 orang merupakan penyusup yang melemparkan batu, tongkat, dan benda lain ke pasukan keamanan.

"Kami menghargai sepenuhnya kebebasan ekspresi, tetapi ada sekelompok orang tak bertanggung jawab yang mencoba merangsek ke lokasi pertemuan dan menyerang polisi. Tindakan itu tidak bisa ditoleransi," kata Guler.

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ