VIVAnews - Banyaknya produk asli Indonesia yang diklaim Malaysia membuat pengusaha Bambang Rachmadi memberi nama belakang Indonesia, dalam ToniJack's Indonesia.
ToniJack's merupakan restoran cepat saji yang baru saja diluncurkan untuk mengganti 13 gerai McDonald's milik Bambang. Salah satu gerai yang diubah adalah McD Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta.
Ketiga belas gerai ini diubah karena McDonald's Corporation mencabut lisensi McDonald Indonesia milik Bambang. McD Corp mengalihkan lisensinya kepada Group Sosro.
"Ada nama Indonesianya supaya tidak diklaim Malayasia," kata Bambang sambil tersenyum, saat membuka ToniJack's di Jakarta kemarin, Rabu 1 Oktober.
Bambang Rachmadi menceritakan, karena kasus perseteruan itu pada 11 Agustus 2009 McD Corp memaksa Bambang menutup gerai-gerainya paling lama 15 September.
"Dengan ultimatum itu saya bingung, bagaimana ini kalau dilakukan PHK. Kasian karyawan, mana mau Lebaran pula," katanya.
Setelah semalam melakukan diskusi dengan keluarga, dia memutuskan melanjutkan restoran itu dengan mengganti nama
ToniJack's Indonesia. Nama Toni, kata dia, merupakan panggilan Bambang sejak kecil.
"Nama Toni dipakai karena larangan menggunakan nama asing oleh Presiden waktu itu, ditambah Bambang karena saya anak paling tua," tuturnya.
Sedangkan nama Jack, diambil dari cerita-cerita bajak laut. Sebab, bagi Bambang, Jack merupakan tokoh bajak laut yang berkarakter lucu.
Mengapa harus lucu? ToniJack's merupakan restoran keluarga, maka penyajian diusahakan semenarik mungkin, khususnya bagi anak-anak.
hadi.suprapto@vivanews.com