VIVAnews - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menggelar upacara peringatan tragedi 11 September di New York, Washington, dan Pennsylvania pada Jumat, 11 September 2009.
Delapan tahun lalu, pesawat bajakan menabrak menara WTC dan Departemen Pertahanan (Pentagon), simbol kekuatan ekonomi dan pertahanan AS. Sebuah pesawat lain yang diduga menuju Gedung Putih atau kantor Kongres di Capitol jatuh di Shanksville, Pennsylvania.
Dalam peringatan di New York, nama 2.751 korban tewas akan dibacakan. Sementara di Washington, presiden Barack Obama dan staf Gedung Putih akan mengheningkan cipta di halaman selatan tepat pukul 8.46 pagi waktu setempat, saat pesawat American Airlines penerbangan 11 menabrak menara utara WTC.
Laman stasiun televisi CNN memberitakan bahwa Obama akan menuju Pentagon untuk berpidato dan berpartisipasi dalam upacara mengenang 184 orang yang kehilangan nyawanya saat pesawat American Airlines penerbangan 77 menabrak bagian barat gedung.
Di Shanksville, upacara digelar beberapa saat sebelum pukul 10 pagi untuk mengingat 40 penumpang dan kru pesawat United Airlines penerbangan 93 yang tewas saat pesawat jatuh. Seluruh penumpang dalam pesawat itu berupaya melawan pembajak yang mengambil alih pesawat hingga pesawat tersebut jatuh.
Penyanyi country Trace Adkins akan menyanyikan lagu kebangsaan dan mantan menteri luar negeri Colin Powell akan memberikan sambutan penutup. Sebuah patung peringatan dengan biaya US$ 58 juta sedang dibangun di kawasan seluas 2.200 hektar tersebut dan akan dibuka dua tahun lagi.