Dunia
Peringatan Tragedi 11 September 2001

Tentara AS Peringati 9/11 dengan Lomba Lari

Mereka sengaja berlari di wilayah yang menjadi sarang Taliban di Afganistan

Jum'at, 11 September 2009, 14:30 WIB
Renne R.A Kawilarang, Shinta Eka Puspasari
Pasukan AS bersiap melakukan operasi militer di Afganistan (AP Photo)

VIVAnews - Sebagian pasukan Amerika Serikat (AS) di Afganistan memperingati serangan Tragedi 11 September 2001 dengan berlomba lari. Peringatan ini juga bertujuan untuk mengenang rekan mereka yang tewas dalam perang pasca-serangan tersebut.

Lebih dari seribu prajurit berlari sejauh 9,11 kilometer, Jumat 11 September 2009. Penyelenggara menyatakan pacuan ini merupakan aksi simbolik menentang pejuang militan yang telah menewaskan banyak tentara AS tahun ini.

Ajang ini diselenggarakan di dua pangkalan AS di Afganistan. Warga juga mengikuti kegiatan serupa untuk mendukung para prajurit di Kansas City.

Selain lomba lari, upacara peringatan akan digelar di Pangkalan Udara Bagram bertepatan dengan saat pesawat pertama menabrak menara kembar World Trade Center di New York, delapan tahun lalu.

"Tentara kami berlari di jantung daerah Taliban, tempat serangan terhadap AS direncanakan," demikian dinyatakan militer AS melalui pernyataan resmi.

Para prajurit yang mengikuti lomba di Bagram mengatakan misi mereka di Afghanistan telah jauh melampaui misi menangkap Osama bin Laden. Mereka mengaku masih melawan terorisme namun tidak secara langsung.

"Saat ini tujuan kami adalah menyokong pemerintah Afganistan dan kebebasan warga Afganistan," kata Kapten Angkatan Darat Jeremy McHugh.

Tentara AS dan sekutunya pertama kali menggelar operasi di Afghanistan pada Oktober 2001 untuk menggulingkan rezim Taliban.

Pasalnya, Taliban diduga menampung pemimpin jaringan al Qaida, Osama bin Laden, yang merancang rangkaian serangan teror ke New York dan Washington DC, 11 September 2001. Kekuasaan Taliban segera berakhir, namun tiga tahun terakhir kelompok militan tersebut pulih dan semakin sering melancarkan serangan mematikan. (AP)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ