VIVAnews - Seorang pengebom bunuh diri menyerang konvoi tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dekat pangkalan udara di Kabul, Afganistan, Selasa 8 September 2009. Kepala Departemen Penyelidikan Kriminal Kepolisian Kabul Jenderal Abdul Ghafar Sayedzada mengatakan tiga warga sipil tewas dalam serangan ini.
"Pengebom menggunakan mobil Toyota Surf yang dilengkapi peledak," kata Sayedzada seperti dikutip laman harian The New York Times.
Sayedzada mengungkapkan jumlah korban masih dapat bertambah. Juru bicara Departemen Kesehatan Dr. Farid Raaid mengatakan warga sipil yang terluka dirawat di rumah sakit setempat.
Ledakan terjadi sekitar pukul 8.20 pagi waktu setempat di dekat pintu masuk lapangan udara tentara NATO. Pangkalan yang terletak di ujung timur bandara internasional Kabul ini merupakan pusat angkatan udara tentara gabungan NATO.
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengaku kelompoknya bertanggung jawab atas serangan ini. Melalui sambungan telepon, Mujahid juga menyatakan Taliban memang menargetkan tentara NATO.
Tiga pekan lalu, Mujahid juga mengatakan Taliban bertanggung jawab atas serangan serupa di luar markas NATO di Kabul. Mujahid memperingatkan Taliban akan terus melancarkan operasi serupa melawan militer Afghanistan dan asing.