Dunia

Penasihat Obama Mundur

Jones terlibat upaya memunculkan anggapan pemerintah AS terlibat serangan teror 2001.

Minggu, 6 September 2009, 17:01 WIB
Hadi Suprapto, Harriska Farida Adiati
Presiden Terpilih AS Barack Obama (AP Photo)

VIVAnews - Penasihat Presiden Barack Obama, Van Jones, mengundurkan diri di tengah kontroversi terkait pernyataan Jones di masa lalu. Demikian dikatakan Gedung Putih, Minggu 6 September 2009. 

Jones, penasihat dengan spesialisasi kegiatan yang ramah lingkungan "green jobs" di Dewan Gedung Putih mengenai Kualitas Lingkungan, terlibat dalam upaya untuk memunculkan anggapan pemerintah Amerika Serikat terlibat dalam serangan teror 2001. Dia juga mengeluarkan komentar yang menghina Partai Republik.

Jones mengeluarkan permintaan maaf Kamis lalu atas pernyataan-pernyataannya di masa lalu. Jumat lalu, saat ditanya apakah Obama masih percaya pada Jones, juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, hanya berkomentar kalau Jones akan tetap bekerja sebagai pejabat pemerintah.

Persoalan mencuat setelah kabar berhembus bahwa Jones mengeluarkan komentar penghinaan terhadap Partai Republik, dan secara terpisah, nama Jones muncul di sebuah petisi yang berkaitan dengan peristiwa di sekeliling serangan teror 11 September 2001. 
Petisi tahun 2004 itu meminta diadakan penyelidikan kongres dan investigasi lain untuk mengetahui apakah pejabat tinggi pemerintah mengizinkan agar serangan itu terjadi.

"Di malam perjuangan historis demi layanan kesehatan dan energi bersih, penentang reformasi melalukan kampanye negatif terhadap saya," kata Jones dalam pernyataan pengunduran dirinya. 

Kendati didesak koleganya agar dia tetap berada di pemerintahan dan melawan penentangnya, dia memilih mundur karena tidak ingin membiarkan rekan-rekan kerjanya harus menghabiskan waktu untuk membela atau menjelaskan masa lalu Jones.

Dalam pernyataan sebelumnya, Jones menjelaskan kalau dia tidak setuju dengan isi petisi tersebut dan petisi itu tidak merefleksikan pandangannya, sekarang dan selamanya. Untuk komentar lain yang dia keluarkan sebelum bergabung dengan pemerintahan Obama, Jones meminta maaf bila ada pihak yang merasa tersinggung dengan komentar tersebut. 

Meski Jones sudah meminta maaf, Partai Republik meminta dia untuk mundur dengan alasan pandangan Jones sangat ekstrim. (AP)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ