Dunia

Mahasiswi di Singapura Jual Diri di Internet

Di tengah krisis ekonomi yang menjerat Singapura, sejumlah perempuan rela jual diri

Rabu, 2 September 2009, 09:56 WIB
Renne R.A Kawilarang
  (doc Corbis)

VIVAnews - Seorang mahasiswi politeknik di Singapura terpaksa menjual diri lewat laman internet. Dia mengaku sengaja melakukan perbuatan nista itu demi membiayai pengobatan ibunya.

Harian Sin Chew Daily dan China Press mengungkapkan bahwa mahasiswi berusia 19 tahun bernama Christine itu sengaja mengunggah (upload) tiga foto dirinya yang sedang berpakaian minim ke dalam laman blog pribadi.

Sejak dimuat pada 29 Agustus, blog milik Christine itu telah dikunjungi 170 hits. Tiga foto itu dimuat sebagai iklan, yang menampilkan sebagian tubuh Christine hanya berbalut G-string.

Laman harian The Star, Rabu 2 Agustus 2009, mengungkapkan bahwa perempuan itu juga menampilkan foto-fotonya yang lebih seksi di suatu link khusus, namun pengunjung harus membayar dengan transaksi secara online.

Tak seperti layaknya laman-laman seks komersil, blog ini memuat pula pengakuan Christine bahwa dia sedang membutuhkan uang banyak untuk membantu ibunya, yang sedang sakit parah. Maka, dalam blog itu, dia juga mengiklankan diri bersedia memberikan layanan seks bila peminat mau menanggung seluruh biaya pengobatan ibunya.

Di tengah krisis ekonomi yang menjerat Singapura, sejumlah perempuan seperti Christine rela menjual diri secara terang-terangan. Harian Sin Chew juga melaporkan bahwa ada sejumlah perempuan penyanyi, yang tampil pada Festival Hungry Ghost beberapa waktu lalu, tak malu-malu menanggalkan pakaian selagi mentas untuk menarik minat para pengunjung.

Di akhir lagu, para penyanyi hanya mengenakan pakaian dalam di tubuh mereka. Penampilan seronok itu mengundang kritik karena melanggar susila dan tidak patut ditonton anak-anak.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rizal al aziz
09/04/2010
sebaiknya christine tdk usah menjual dirinya .kan masih banyak pekerjaan yg lain atau masuk islam aja
Balas   • Laporkan
nicky
07/01/2010
not so important...they are already adult..so whatever what they did..they had reason..just be wise..
Balas   • Laporkan
Gnwan Yus
06/01/2010
apapun alasan yg dbrikan christine,ttp ajach gak baik...!,toh Tuhan stiap mmberikan ksulitan psti dngan solusinya tntunya solusi yg baik pula yg dridhloi Tuhan YME...!
Balas   • Laporkan
yaya
06/01/2010
jika mau nikmati hidup lakukanlah yang terbaik, bukan kayak christine ! Apa ga ad lgi cara yang lain ampe hrs jual diri.... weleh...weleh...
Balas   • Laporkan
vaulina
06/01/2010
masalah yang dia hadapi tidak kita hadapi.. jgn terlalu menghakimi seperti itu... biarlah semua berlalu wlo kita tak tahu finish nya nanti seperti apa.. buat cristin.. cobalah tempuh jalan yang lbh baik lg...
Balas   • Laporkan
ika
11/09/2009
dengan alasan apapun tindakan christine sangat tdk benar. masih banyak jalan bagi yang mau berUSAHA bukan jalan yang INSTANT...
Balas   • Laporkan
yuni
03/09/2009
selama punya pendapat "AKU BEBAS MELAKUKAN APA YANG KUMAU" model mahasiswi atau pelajar ky christine semakin menjamur. apalagi perempuan sekarang punya NILAI JUAL. kalau sduah begini, tinggal tunggu waktu kerusakan masa depan dunia
Balas   • Laporkan
Edo
02/09/2009
hanya promo situs adultfriendfinder keknya
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ