VIVAnews - Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin karena susah dapat jodoh manusia, seorang pria di Amerika Serikat (AS) bisa-bisanya bersetubuh dengan seekor kuda.
Walaupun korban bukan manusia, Rodell Vereen - demikian nama pria itu - tetap diseret ke pengadilan di negara bagian South Carolina. Polisi setempat, Rabu 29 Juli 2009, mengungkapkan bahwa seorang pemilik kuda di kota kecil Longs memergoki Vereen sedang asyik menerjang hewan peliharaannya dari belakang.
Bunyi ringkikan Sugar, demikian nama korban, membuat Vereen terus beraksi sampai akhirnya dia berhenti setelah ditodong senapan oleh si pemilik kuda. Masalahnya, bukan kali ini saja Vereen kepergok melakukan hubungan seks anal dengan binatang.
Tahun lalu, dia juga dinyatakan bersalah melakukan persetubuhan dengan korban yang sama, apalagi kalau bukan Sugar. Barbara Kenley, sang pemilik, mengetahui perbuatan binatang Vereen melalui kamera pengintai CCTV.
Saat itu, Vereen mengaku salah dan hanya menjalani hukuman percobaan dan masuk dalam daftar pelaku penyerangan seksual. Dasar penjahat kambuhan, pria 50 tahun itu tetap saja menyambangi Sugar.
Itulah sebabnya Kenley curiga dengan perilaku aneh kudanya, yang sudah berusia 21 tahun, dan lagi-lagi menderita infeksi. Jangan-jangan Sugar dikerjai lagi, begitu menurut Kenley.
Namun, "Polisi terus menilai tidak mungkin dilakukan oleh orang yang sama. Tapi saya tidak percaya kalau ada dua orang yang mengerjai kuda yang sama," lanjut Kenley.
Setelah memasang sejumlah kamera CCTV di istal dan berjaga-jaga, dugaan Kenley terbukti benar. Pelakunya masih orang yang sama, Vereen, saat dia kepergok berhubungan dengan Sugar, diduga dari tanggal 19 Juli 2009.
Kenley akhirnya benar-benar memergoki si pemerkosa, Senin 27 Juli 2009. Dia pun dilaporkan ke polisi.
Menurut polisi, setelah mendapatkan bukti lewat tayangan CCTV, Vereen kali tidak akan dibiarkan luput dari hukuman penjara, maksimal selama lima tahun. (AP)