VIVAnews - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Robert Gates tiba di Talil, Irak pada Selasa (28/7) untuk melihat proses transisi fungsi militer AS di Irak. Kamp militer Talil merupakan lokasi uji coba perubahan fungsi dari angkatan perang menjadi penasehat militer Irak.
Gates terbang ke Talil melalui Amman, Yordania dan akan menemui sejumlah pemimpin Irak, termasuk perdana menteri Nouri al-Maliki. Gates juga akan mengunjungi wilayah kelompok garis keras Kurdi di Sulaimaniyah.
Kelompok tersebut secara mengejutkan memperoleh suara mayoritas dalam pemilihan umum regional akhir pekan lalu. Meski hasil resmi belum diumumkan, kelompok Goran (berarti perubahan dalam bahasa Kurdi) mengklaim sebagian besar daari 111 kursi parlemen.
Pekan lalu, saat menerima al-Maliki, presiden AS Barack Obama meminta Irak membentuk pemerintahan dan militer yang dapat mencakup seluruh kelompok etnis dan agama.
Pemerintah AS menyatakan keprihatinannya bahwa pemerintah Irak yang didominasi kelompok Syiah belum dapat berekonsiliasi dengan kaum Sunni dan Kurdi. Kelompok Sunni sempat memerintah Irak hingga penggulingan Saddam Hussein pada 2003.
(AP)