Dunia

Ryanair Kurangi Jadwal Penerbangan

Maskapai Irlandia itu berencana mengurangi hingga hanya tersisa 24 pesawat, Oktober ini.

Selasa, 21 Juli 2009, 20:18 WIB
Muhammad Firman, Harriska Farida Adiati
Pesawat Ryanair (AP Photo)

VIVAnews - Ryanair, maskapai penerbangan murah, Selasa 21 Juli 2009, mengumumkan rencana untuk mengurangi jadwal penerbangan dari bandara utama Inggris. Ryanair menyalahkan bangkrutnya industri pariwisata Inggris, naiknya biaya bandara dan menggilanya pajak penerbangan sebagai penyebab penerbangan Ryanair dikurangi. 

Saat ini, maskapai Irlandia tersebut mengoperasikan 40 pesawat yang terbang dari Bandara Stansted, di dekat London. Ryanair berencana mengurangi kapasitas sebesar 40 persen hingga akan tersisa 24 pesawat pada Oktober 2009. 

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN, pengurangan penerbangan tersebut akan menyebabkan penurunan jumlah penerbangan mingguan sebesar 30 persen dan kehilangan sebanyak 2,5 juta penumpang antara Oktober hingga Maret 2010, kata pihak Ryanair dalam pernyataannya. 

Bulan lalu, Ryanair melaporkan kerugian sebesar 169 juta euro atau US$240 juta untuk tahun lalu. Tahun sebelumnya, perusahaan masih mendapatkan laba sebesar 390 juta euro. Salah satu penyebabnya, tahun lalu Ryanair terkena dampak dari mahalnya harga bahan bakar dan persaingan dengan rivalnya, Aer Lingus.

Kepala eksekutif Ryanair, Michael O'Leary, mengatakan, tindakan tersebut termotivasi oleh penolakan BAA, yang mengelola Stansted, untuk mengurangi biaya penumpang. O'Leary juga mengritik rencana pemerintah Inggris untuk menaikkan pajak penumpang dari 1 euro menjadi 11 euro. Ryanair menyebut besar pajak tersebut ‘gila dan merusak’. Ryanair berencana memindahkan penerbangan ke negara-negara yang melawan pajak pariwisata dan penumpang, termasuk Belgia, Belanda, Yunani, dan Spanyol.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ