VIVAnews - Bagi orang-orang bule, atau mereka yang sulit melafalkan kata-kata dalam cengkok Melayu, menyebut nama presiden Indonesia ternyata merupakan pekerjaan yang tak mudah.
Situasi itulah yang membuat suatu kantor berita internasional perlu membuat penjelasan khusus untuk menyebut nama presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara benar dan tepat.
Dalam suatu artikel yang dimuat Sabtu pekan lalu, 18 Juli 2009, kantor berita Associated Press memberi penjelasan bagi para pembaca yang tidak bisa berbahasa Indonesia atau Melayu bagaimana menyebut nama Susilo Bambang Yudhoyono, yaitu SOO'-see-loh BAM'-bang yoo-doo-YOH'-noh
Bagi orang asing, mereka melafalkan "oo" dengan "u." Sedangkan vokal "u" dibaca "yu." Jadi, bila melihat kata "Su", mereka pasti akan membacanya sebagai "Syu."
Kepada VIVAnews beberapa waktu lalu, seorang pengusaha asal India mengutarakan kesulitannya mengucapkan nama presiden, terutama pada nama tengah. "Maaf, saya salah menyebut Bambang dengan kata "beng-beng" atau "bembeng." Kalau Anda tidak meralat, saya pasti akan mengulangi kesalahan serupa," kata pengusaha yang enggan dipublikasikan namanya itu.
Untuk melihat artikel Associated Press mengenai penyebutan nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, klik di sini.