Dunia

China Tangkap Eksekutif Rio Tinto

Mereka dicurigai melakukan spionase dengan mencuri dokumen pemerintah China

Kamis, 9 Juli 2009, 09:29 WIB
Renne R.A Kawilarang
Kantor perusahaan Rio Tinto di Shanghai, China (AP Photo)

VIVAnews - Polisi China menangkap Seorang eksekutif asal Australia dan beberapa staf lokal kantor cabang perusahaan tambang terkemuka, Rio Tinto, di Shanghai, sejak Minggu 5 Juli 2009. Mereka dicurigai melakukan spionase dengan mencuri dokumen pemerintah China dan kini terancam diadili.

Demikian ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Stephen Smith, Rabu 8 Juli 2009, seperti yang dikutip di laman harian The Wall Street Journal. Menurut Smith warga Australia yang ditangkap bernama Stern Hu. Dia ditangkap bersama tiga staf asal China. Hu kini menjabat sebagai general manager divisi pertambangan bijih besi Rio Tinto di China.

Penangkapan ini kian memperkeruh hubungan antara pemerintah China dengan Rio Tinto, salah satu perusahaan tambang bijih besi terbesar di dunia. Namun, Smith membantah bahwa penahanan itu terkait dengan negosiasi alot antara China dengan Rio mengenai perpanjang kontrak pertambangan di Tiongkok.

Penangkapan itu, menurut Smith, juga tak ada kaitan dengan gagalnya koalisi bisnis antara Rio dengan perusahaan pertambangan Chinalco, yang dikendalikan pemerintah China. "Saya tidak melihat bukti dan dasar atas spekulasi demikian," kata Smith. 

Pihak berwenang China belum memberi pernyataan resmi atas penangkapan para staf Rio itu. Bahkan, manajemen Rio mengaku hanya mendapat kabar dari pemerintah Australia atas kasus yang dialami para stafnya.

"Kami telah diberitahu oleh pemerintah Australia atas tuduhan yang mengejutkan itu," kata seorang juru bicara Rio. "Kami rasa tidak ada bukti apapun yang menyangkut penyelidikan kasus itu," lanjut juru bicara yang tidak mau disebutkan namanya itu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ