Dunia

Iran Siap Adili Pegawai Kedutaan Inggris

Ayatollah Jannati menuding Inggris berada di balik gelombang protes pasca-pilpres Iran.

Jum'at, 3 Juli 2009, 20:17 WIB
Hadi Suprapto, Shinta Eka Puspasari
Protes Pemilu di Iran (AP Photo)

VIVAnews - Ketua Dewan Pertimbangan Iran Ayatollah Ahmad Jannati menyatakan sebagian besar dari pegawai Kedutaan Besar Inggris di Teheran akan diadili. Jannati juga menuding Inggris berada di balik gelombang protes pasca-pemilihan presiden Iran.

"Para pegawai lokal itu telah mengakui sejumlah hal dan akan diadili," kata Jannati dalam khotbah Jumat di Teheran, Jumat 3 Juli 2009.

Jannati tidak menjelaskan dakwaan yang akan dikenakan kepada para pegawai lokal yang ditahan pada 27 Juni tersebut. Jannati merupakan ulama garis keras yang dekat dengan pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Unjuk rasa mewarnai Teheran dan kota-kota besar di Iran setelah komisi pemilihan menyatakan kemenangan telak calon incumbent Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilihan presiden 12 Juni. Lawan terbesar Ahmadinejad, Mir Hossein Moussavi menuding ada kecurangan dalam pemilihan.

Kepolisian Iran mengatakan 20 pemrotes terbunuh selama aksi protes. Dalam khotbahnya, Jannati mengatakan tujuh atau delapan anggota milisi Basij juga tewas. (AP)

• VIVAnews
Rating
Komentar
alexbarkah
26/07/2009
Jika kita meneliti sejarah Timur tengah memang Inggeris telah lama bercokol di Iran dan Irak.Mereka pernah menguasai perdagangan dan mengadu domba negara2 bagian,sehingga terbentuklah Timur tengah seperti sekarang ini,yg asalnya satu sekarang terpecah bel
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ