VIVAnews - Satu orang penderita influenza A (H1N1) atau flu babi di China meninggal pada Rabu pagi waktu setempat, 1 Juli 2009. Ini merupakan kasus kematian pertama di China yang menimpa korban yang didiagnosis menderita flu babi. Kantor berita Xinhua mengabarkan, korban tewas adalah seorang perempuan berusia 34 tahun di provinsi Zhejiang.
Xinhua melaporkan, korban ditemukan tewas di kamar mandi bangsal rumah sakit terkemuka di Hangzhou, ibukota provinsi Zhejiang. Dikabarkan bahwa korban dirujuk ke rumah sakit tersebut pada 23 Juni lalu. Selama satu pekan, suhu badan pasien normal. Dia juga tidak menunjukkan gejala flu lainnya. Penyebab pasti kematian korban masih diselidiki.
Badan Kesehatan Dunia WHO pada 11 Juni lalu sudah menaikan status penyebaran flu babi ke pandemi atau level 6, yang merupakan status siaga tertinggi yang dinyatakan WHO atas suatu wabah penyakit.
Itu merupakan kali pertama dalam 41 tahun terakhir WHO menyatakan wabah penyakit berada dalam status pandemi. Virus flu babi sudah menyebar ke setidaknya 70 negara. Puluhan ribu orang didiagnosis terjangkit virus, dengan kasus kematian lebih dari 140 orang. (AP)