VIVAnews - Kematian Raja Pop Michael Jackson turut membuat sedih Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama. Di mata Obama, MJ - demikian panggilan populer Jackson - adalah seorang "penghibur yang spektakuler" dan "ikon musik" kendati sebagian dari hidupnya diwarna masa "tragis."
Demikian kesan Obama atas MJ seperti yang dituturkan oleh juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, di Washington DC, Jumat 26 Juni waktu setempat. "Menurut saya, semua orang pasti ingat dengan lagu-lagunya, melihat cara dia menari moonwalk saat pertunjukkan 25 tahun perayaan studio Motown," kata Gibbs dalam jumpa pers dengan wartawan seperti dikutip di laman The Telegraph.
"Presiden juga mengatakan bahwa MJ memiliki tahap-tahap yang menyedihkan dan tragis dalam hidupnya. Presiden pun menyampaikan duka cita kepada keluarga dan para penggemar Jackson yang tengah berkabung," kata Gibbs menyampaikan pesan Obama atas kematian penyanyi berusia 50 tahun itu.

(AP Photo)
Peraih berbagai penghargaan musik dunia selama periode 1970-an hingga 1990-an itu meninggal dunia di California Kamis 25 Juni 2009 waktu setempat, diduga akibat mengalami gagal jantung.