VIVAnews - Sebanyak hampir 100.000 pasukan Korea Utara (Korut) merangsek ke perbatasan Korea Selatan (Korsel), menandakan dimulainya Perang Korea, 25 Juni 1950. Konflik bersenjata itu merupakan perang terbuka pertama sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.
Laman The History Channel mengungkapkan bahwa dua hari setelah penyerbuan Korut, Presiden Harry Truman mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan terlibat dalam Perang Korea. Selain itu, 28 Juni 1950, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyetujui pengiriman pasukan membendung penyerbukan Korut.
Dalam beberapa bulan berikut, pasukan PBB pimpinan AS dengan cepat balik menekan Korut. Namun, Oktober 1950, China turun tangan membantu Korut sehingga memukul mundur pasukan pimpinan AS.
Tiga tahun kemudian, pihak-pihak yang bertikai sepakat untuk mengadakan gencatan senjata. Namun Korea tetap terpecah menjadi dua, Korut dan Korsel, sejak 1945 hingga kini.
Perang Korea selama tiga tahun itu menewaskan 500.000 tentara gabungan Korsel dan PBB. Sedangkan korban jiwa di pihak Korut dan China diperkirakan lebih besar tiga kali lipat.