VIVAnews - Pemerintah Iran telah mengusir dua diplomat Inggris pada Selasa 23 Juni 2009. Namun, sumber resmi Iran tidak menyebutkan alasan pengusiran tersebut.
Konfirmasi itu diperoleh setelah Pemerintah Inggris melaporkan bahwa pihaknya telah memulangkan dua diplomat Iran untuk merespons persoalan yang dihadapi Iran paska pemilihan umum.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, yang mengutip juru bicara Departemen Luar Negeri Hasan Qashqavi, menyatakan, dua diplomat itu diusir pada Selasa.
Meski demikian Qashqavi tidak memberikan penjelasan detail mengenai keputusan tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengatakan, pemerintahnya merasa kecewa dengan langkah pemerintah Iran itu.
"Kami kecewa, Iran telah menempatkan kami dalam posisi seperti ini," ujar dia.
Meski demikian, Brown melanjutkan, pemerintahannya akan terus menjalin hubungan baik dengan Teheran. (AP)
arinto.wibowo@vivanews.com
• VIVAnews