VIVAnews - Setelah memenangi pemilihan umum Iran, Mahmoud Ahmadinejad akan disumpah di hadapan parlemen sekitar 26 Juli hingga 19 Agustus 2009.
Para deputi parlemen juga akan memeriksa surat kepercayaan dari para menteri yang diusulkan dalam kurun waktu tersebut.
Seperti dikutip dari stasiun televisi Iran, Press TV, Selasa 23 Juni 2009, Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan Presiden Mahmoud Ahmadinejad sebagai pemenang dalam pemilihan umum 12 Juni 2009 dengan meraih hampir dua per tiga dari total suara.
Namun, kandidat yang kalah, Mir-Hossein Mousavi, Mehdi Karroubi, dan Mohsen Rezaei, meragukan hasil tersebut. Mereka melaporkan bahwa terdapat 600 kecurangan dalam proses pemilihan kepada Dewan Garda.
Namun, dewan yang bertugas sebagai pengawas pemilu menolak menganulir hasil pemilihan dan tidak bersedia menyelenggarakan pemilu ulang. Mereka mengatakan, tidak ada penyimpangan besar dalam pemilihan itu.
Abbas-Ali Kadkhodaei, juru bicara Dewan Garda, mengatakan pada Senin malam waktu setempat bahwa sebagian besar penyimpangan terjadi sebelum pemilihan, bukan selama atau setelah pemungutan suara.
arinto.wibowo@vivanews.com