Dunia
Kisruh Pilpres Iran

"Barat Sengaja Memecah Belah Iran"

Pihak Barat dianggap bertingkah laku anti-demokrasi.

Senin, 22 Juni 2009, 17:36 WIB
Umi Kalsum, Harriska Farida Adiati
Protes Pemilu di Iran (AP Photo/Ghalam News, File)

VIVAnews - Negara-negara Barat mencoba merongrong Iran dengan menyebarkan anarki dan vandalisme, ungkap kementrian luar negeri Iran. Juru bicara kementrian luar negeri Iran, Hassan Qashqavi mengatakan, media asing menjadi corong pemerintah negara-negara musuh yang menginginkan perpecahan Iran.

Dalam konferensi pers yang digelar Senin, 22 Juni 2009, Qashqavi menuduh pemerintah negara Barat secara eksplisit mendukung aksi protes yang bertujuan untuk memecah stabilitas di Republik Islam Iran.

"Menyebarkan anarki dan vandalisme yang dilakukan oleh negara-negara Barat dan juga media-media Barat, tidak bisa diterima," kata Qashqavi seperti dikutip stasiun televisi BBC.

Dia mengatakan, pihak Barat bertingkah laku "anti-demokrasi", bukan memuji komitmen Iran untuk mewujudkan demokrasi. Dia menegaskan sekali lagi bahwa hasil pemilihan presiden Iran tidak perlu disangsikan.

Pemerintah Iran mengkritik keras Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris baru-baru ini. Qashqavi juga menyebut jaringan berita BBC dan Voice of America (VOA) sebagai "jalur pemerintah". BBC dan media asing lain meliput situasi di Iran dengan berbagai larangan dari pemerintah. Koresponden permanen BBC di Iran, Jon Leyne, diminta meninggalkan Iran kemarin.

"Mereka (BBC dan VOA) adalah corong untuk diplomasi publik pemerintah mereka," kata Qashqavi. "Mereka punya dua panduan terkait Iran. Pertama adalah untuk mengintensifkan celah etnis dan ras di Iran dan kedua untuk memecah teritori Iran."

• VIVAnews
Rating
Komentar
Kurniadi
23/06/2009
Wahai rakyat Iran dan warga muslim sedunia, cukuplah hilangnya cerita 'Negeri 1001 Malam' itu sebagai pelajaran bagi kitasemua. Siapakah teroris yang sebenarnya, bukalah mata hatimu...
Balas   • Laporkan
Ridho
23/06/2009
Kemana dukungan negara-negara Muslim atas Iran yang sedang bergolak? matilah kalian wahai para pemimpin munafik...sampah kalian. Ahmedinejad terus berjuang semoga ALLah memberi keajaiban yang dahsyat terhadap Iran dan kaum Ulama yang wara' amien. Revolusi
Balas   • Laporkan
odez
23/06/2009
Walan tardha ankal yahudu wannashara hatta tattabi'a millatahum,...(Firman) inilah yang menjadi pegangan bagi kita ummat Islam, karena orang2 kafir tidak akan senang melihat Islam berjaya, saya sangat mendukung tindakan yang sah Ahmaddinejad bahwa bara
Balas   • Laporkan
Daniel
23/06/2009
Upaya untuk memecah belah keutuhan suatu negara tertentu, merupakan suatu 'keseharusan' dalam berpolitik luar negri. Upaya menebalkan jurang antar suku ataupun agama, adalah klasik, yang agak moderen adalah antara liberalis dan tradisionalis. Contohnya be
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ