Dunia
Perdagangan Saham

Proyeksi Positif di China Angkat Indeks Asia

Bank Dunia pekan lalu meralat proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 6,5 jadi 7,2 persen

Senin, 22 Juni 2009, 14:56 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Dua orang investor mengamati harga saham di Shanghai, China (AP Photo)

VIVAnews - Indeks harga saham di sejumlah bursa utama Asia menguat pada akhir perdagangan Senin, 22 Juni 2009. Indeks acuan Hong Kong melonjak lebih dari 2 persen di tengah optimisme investor setelah disuguhi kabar bahwa perekonomian China meningkat.

Namun, optimisme masih terpukul oleh prediksi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan pelemahan saham di bursa Wall Street, New York, pekan lalu. Investor juga khawatir kalau-kalau kenaikan di bursa saham global dalam tiga bulan terakhir ini akan berakhir.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) menguat 394,11 poin (2,2 persen) menjadi 18.309,49 setelah Perdana Menteri China, Wen Jiabao, mengatakan bahwa perekonomian China mulai membaik berkat dana stimulus pemerintah. Dia mengatakan, pemerintah China akan tetap mempermudah kebijakan kredit untuk menyokong kenaikan.

Indeks Gabungan Shanghai (China) naik 26,13 poin (0,9 persen) ke posisi 2.906,62. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat 28,01 poin (0,3 persen) menjadi 9.814,27. Sedangkan indeks Kospi (Korea Selatan) naik 5,96 poin (0,4 persen) menjadi 1.388,98. Sedangkan indeks saham di Australia menguat 0,6 persen ke posisi 3.923,5.

"Hong Kong naik karena pasar China naik. Pasar di Shanghai naik karena investor optimistis akan masa depan," kata Francis Lun, manajer umum Fulbright Securities, Hong Kong.

Sentimen di China juga disokong oleh laporan Bank Dunia, yang pekan lalu meralat proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun ini, dari 6,5 persen menjadi 7,2 persen. Indeks saham di China pekan lalu juga meningkat ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir berkat investasi, penjualan ritel dan indikator lain yang menunjukkan kenaikan meski tingkat ekspor masih menurun. (AP)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ