Dunia
Pemimpin Spiritual Islam, Ayatullah Khomaeni

"Hentikan Protes, Kami Tidak Akan Tunduk"

Khomaeni akan meminta pertanggungjawaban pimpinan oposisi jika timbul kekacauan.

Sabtu, 20 Juni 2009, 10:10 WIB
Elin Yunita Kristanti, Harriska Farida Adiati
Ayatullah Khomeini (AP Photo)

VIVAnews - Pemimpin spiritual Iran, Ayatullah Ali Khamenei menyerukan agar krisis politik dan keamanan pasca pemilihan presiden Iran segera diakhiri. Khomaeni juga menyatakan dukungannya atas pemilu yang memenangkan Mahmoud Ahmadinejad dan memperingatkan pemimpin oposisi, mereka bertanggungjawab jika terjadi pertumpahan darah dan kekacauan.

"Mereka akan dimintai pertanggungjawaban jika terjadi kekerasan, pertumpahan darah, dan kekacauan," kata Khamenei di hadapan jamaah Salat Jumat di Universitas Teheran, Jumat 19 Juni 2009. Dalam pidatonya Khamenei juga mengecam tindakan aparat keamanan, yang menurutnya telah bertindak di luar batas dengan melakukan penyerangan kepada para mahasiswa.

Pemerintah Iran, kata Khomaeni bergeming dari protes. "Aksi jalanan dilakukan untuk menekan pemimpin, tetapi kami tidak akan tunduk di hadapan mereka," kata Khamanei.

Dia mengatakan, semua keraguan terkait pemilihan kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden dalam pemilihan 12 Juni lalu akan diselidiki melalui jalur hukum. Jika pendukung atau kandidat yang kalah tidak bisa menghentikan protes, Khamanei mengatakan, mereka harus bertanggung jawab atas semua konsekuensi, dan konsekuensi dari segala bentuk kekacauan.

Pidato yang dilakukan Khamanei kemarin jarang terjadi karena biasanya Khamanei hanya berbicara di depan publik di akhir bulan Ramadan dan perayaan revolusi Iran.

Iran berada dalam konflik setelah calon incumbent Mahmoud Ahmadinejad dinyatakan memenangi pemilihan dengan mengantongi 62,63 persen suara. Lawan-lawannya menuding ada kecurangan dalam proses penghitungan suara dan menyebabkan gelombang demonstrasi terbesar sejak Revolusi Iran.

Puluhan ribu orang pro pemerintah maupun oposisi turun ke jalan pasca hasil pemilu Iran diumumkan. Aksi demonstrasi itu berubah menjadi rusuh dan makan korban, stasiun radio Iran mengabarkan, tujuh orang tewas dalam demonstrasi di Teheran, Iran, Senin 15 Juni 2009.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
hendry
22/06/2009
ngga' profesional nih..sambil tidur kalee ya ngerjain website-nya..Jangan diulanginlah..
Balas   • Laporkan
erwin
22/06/2009
salah pasang foto ya mas????
Balas   • Laporkan
munaya
20/06/2009
foto yg dipasang kok tokoh spiritual Iran Almarhum Ayatullah Khomeini? dlm berita jg rancu antara Ali Khamenei dan Khomeini.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ