Dunia

Aung San Suu Kyi Rayakan Ultah di Penjara

Suu Kyi pun berencana merayakan ulang tahun dengan membagikan makanan kepada para sipir

Jum'at, 19 Juni 2009, 09:58 WIB
Renne R.A Kawilarang
Aung San Suu Kyi (AP Photo)

VIVAnews - Pemimpin oposisi dan gerakan pro-demokrasi Myanmar (Burma), Aung San Suu Kyi, Jumat 19 Juni 2009, telah berusia 64 tahun. Namun, peraih Nobel Perdamaian 1991 kali ini merayakan ulang tahunnya di balik jeruji penjara. Sedangkan di tahun-tahun sebelumnya, Suu Kyi berulang tahun sebagai tahanan rumah.

Di kompleks penjara Insein, Yangon, Suu Kyi masih menanti vonis sidang pengadilan yang memperkarakan dirinya atas kasus pelanggaran aturan tahanan rumah. Dia dituduh menerima seorang penyusup asal Amerika Serikat (AS), John Yettaw, selama berhari-hari di rumahnya yang sekaligus menjadi penjara bagi Suu Kyi.

Itulah sebabnya tak sedikit warga dunia kini berseru kepada junta militer agar membebaskan Suu Kyi dari penjara di tengah ulang tahunnya yang ke-64. Tak sedikit dari mereka yang menyerukan pembebasan Suu Kyi di laman-laman jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook.

Para selebritas Hollywood pun menyerukan pembebasan Suu Kyi. Mereka diantaranya Brad Pitt, Julia Roberts, Madonna, dan pesepakbola kondang David Beckham. Menurut pengamat, Suu Kyi sudah 14 kali merayakan ulang tahunnya sebagai tahanan junta militer.

Suu Kyi pun berencana merayakan ulang tahun dengan membagikan makanan kepada para petugas penjara. "Daw Aung San Suu Kyi akan merayakan ulang tahunnya dengan menjamu orang-orang di sekitarnya dengan menu nasi dan kue cokelat," kata Nyan Win, salah seorang pengacara Suu Kyi.

Win juga berencana membawa makanan dan kartu-kartu ucapan ulang tahun kepada kliennya hari ini. Menurut Win, para pengacara sudah memberi tahu Suu Kyi bahwa seluruh dunia turut merayakan ulang tahunnya sekaligus menyerukan pembebasan bagi dirinya.

"Dia sangat menghargai upaya itu dan menyatakan minta maaf karena tidak bisa mengucapkan terima kasih secara pribadi," kata Win. 

Sebagai konsekuensi memperjuangkan demokrasi di Myanmar, dalam 19 tahun terakhir Suu Kyi bolak-balik berstatus tahanan selama 13 tahun. Sebagian besar hukuman dia jalani di rumah alias tahanan rumah.

Menurut pejabat Myanmar, sebenarnya masa tahanan rumah selama enam tahun atas Suu Kyi berakhir akhir Mei lalu. Namun gara-gara penyusupan Yettaw ke rumahnya, Suu Kyi tak jadi dilepas dari tahanan rumah, malah sejak 14 Mei lalu dia dipindahkan ke kompleks penjara Insein.  
 
Bahkan, bila dinyatakan bersalah oleh hakim pengadilan, Suu Kyi terancam hukuman penjara hingga lima tahun. (AP)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ