VIVAnews - Duta Besar Britania Raya (Inggris) untuk Perserikatan Bangsa-bangsa, Sir John Sawers, ditunjuk sebagai kepala Dinas Intelijen Inggris, MI6. Sawers akan bertugas mulai November mendatang menggantikan John Scarlett.
"Saya sangat gembira dengan penunjukkan Sawers sebagai C (chief) yang baru, saya harap dapat segera bekerja dengannya menghadapi tantangan yang menghadang Inggris," kata Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband, Selasa 16 Juni 2009 seperti dikutip laman stasiun televisi Press TV.
Harian The Financial Times melaporkan bahwa penunjukkan Sawers agak berbeda. Biasanya kepala MI6 adalah 'orang dalam' dengan pengalaman panjang di bidang spionase dan intelijen.
Namun seorang sumber menyatakan bahwa Sawers telah bekerja untuk MI6 sejak akhir 1990-an.
Sawers memiliki karir diplomatik yang panjang. Dia merupakan penasehat kebijakan luar negeri perdana menteri Tony Blair. Sawers juga merupakan utusan khusus Inggris ke Irak setelah invasi 2003 lalu. Sebelumnya, Sawers bekerja di Afrika Selatan sebelum keruntuhan apartheid.
Pergantian kepemimpinan ini terjadi setelah pemerintah Inggris mengizinkan pemeriksaan mengenai keterlibatan Inggris dalam perang Irak. Sejumlah pihak menuduh MI6 memanipulasi tinjauan intelijen untuk membenarkan invasi ke Irak.
Juru bicara perdana menteri Gordon Brown membantah perubahan kepemimpinan MI6 berhubungan dengan investigasi perang Irak. Dalam penyelidikan itu, Scarlett diperkirakan akan menjadi saksi utama.