VIVAnews - Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher dirawat di rumah sakit lebih lama karena patah tangan. Putra Thatcher, Mark mengatakan kondisi ibunya sangat baik.
"Dia mengonsumsi sejumlah penghilang sakit dan sedikit kesal karena belum boleh pulang," ujar Mark seperti dikutip laman Channel News Asia.
Thatcher seharusnya sudah dapat pulang pada Senin (15/6) kemarin. Namun dokter memutuskan meminta Thatcher tinggal lebih lama untuk perawatan lanjutan. Tangan Thatcher patah saat ia jatuh di kediamannya di London, Jumat pekan lalu.
Thatcher, 83 tahun, telah mengalami sejumlah serangan stroke selama beberapa tahun terakhir. Perempuan yang dijuluki Iron Lady ini kini menghindari berbicara di hadapan publik berdasarkan saran dokter.
Thatcher terpilih sebagai perdana menteri Inggris pada akhir 1970-an hingga 1990. Dia merupakan perempuan perdana menteri pertama di Inggris. Thatcher dikenal karena penentangannya terhadap komunisme.