Dunia

15 Juta Email Sampah Serang Situs Israel

Selama invasi Gaza, 15 juta email sampah dilontarkan ke situs pemerintah Israel.

Senin, 15 Juni 2009, 14:09 WIB
Edy Haryadi
ilustrasi hacker  

VIVAnews - Para peretas (hacker) dunia melancarkan serangan massal ke infrastruktur internet Israel selama serangan militer Israel bulan Januari lalu ke Jalur Gaza, sehingga sempat menimbulkan gangguan pada internet pemerintah. Demikian keterangan pejabat seperti dikutip koran Haaretz, Senin 15 Juni 2009.

Serangan itu, kebanyakan difokuskan pada website milik pemerintah, dan telah memotong akses setengah juta komputer.

Salah satu serangan itu diidentifikasi datang dari Georgia yang berperang dengan Rusia pada musim panas lalu. Pejabat Israel yakin perbuatan itu dilakukan oleh organisasi kriminal internasional di bekas negara pecahan Uni Sovyet itu, dan disinyalir dibayar oleh organisasi Hamas atau Hisbullah.

Tehila, lembaga yang bertanggungjawab melindungi situs pemerintah, didirikan untuk melindungi infrastruktur internet dan memperbaikinya dalam tempo 5-20 menit.

Namun situs Home Front Command, yang memberi sejumlah petunjuk  pada warga sipil bagaimana melindungi situs mereka dari serangan hacker, sempat down selama tiga jam. Perbaikan situs ini menurut pejabat pertahanan Israel dilakukan selama 1,5 jam lebih.

Serangan di dunia maya di Israel bukanlah hal baru. Setiap kali konflik dengan Palestina mengemuka, situs Israel mengalami serangan secara virtual. Selama konflik di Gaza, gelomban serangannya lebih kuat empat kali ketimbang sebelumnya dan membawa 15 juta email sampah per detik.

Sumber serangan itu sampai sekarang belum diketahui.  “Mungkin itu dilakukan seorang hacker dengan mengaktifkan sebuah program yang bisa melibatkan ribuan komputer untuk melancarkan serangan,” kata Direktur Tehila, Boaz Doley.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
samwan
15/11/2011
amiiiinnn.......
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ