<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Tahoma; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} @font-face {font-family:Times; panose-1:2 2 6 3 5 4 5 2 3 4; mso-font-alt:"Times New Roman"; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536881799 -2147483648 8 0 511 0;} @font-face {font-family:"Bitstream Charter"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-alt:"MS Mincho"; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face {font-family:"\@Bitstream Charter"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:none; mso-layout-grid-align:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:Tahoma; mso-fareast-language:#00FF;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:2.0cm 2.0cm 2.0cm 2.0cm; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} --> VIVAnews - Tingkat bunuh diri di kalangan tentara angkatan darat Amerika Serikat meningkat tajam selama Mei 2009. Bulan lalu, angkatan darat mencatat 17 tentara meninggal dengan dugaan bunuh diri.
Pada April dan Maret, masing-masing 13 tentara diduga melakukan bunuh diri. Angkatan darat mengatakan sejak Januari, 82 prajurit dikonfirmasi bunuh diri.
Laman stasiun televisi CNN memberitakan baru satu dari 17 kasus dugaan bunuh diri yang telah dipastikan. Kasus-kasus lainnya masih dalam penyelidikan dengan kemungkinan potensial bunuh diri.
Militer AS terus berupaya menurunkan tingkat bunuh diri di kalangan prajurit. Bulan lalu pelatihan psikologis dilakukan untuk kedua kalinya tahun ini di Fort Campbell, Kentucky, markas Airborne Division ke-101.
Sejumlah unit dari divisi tersebut telah ditugaskan ke Irak dan Afghanistan sejak serangan teroris 11 September 2001. Ribuan tentara dari divisi ini masih berada di Afghanistan.
Dalam pelatihan anti-bunuh diri, para tentara dilatih mengenali kondisi stres dan membantu rekannya. "Kami belum menemukan solusi untuk mengatasi kondisi ini namun kami mencoba segala cara dan pengobatan untuk mencegah dorongan bunuh diri," kata Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Peter W Chiarelli melalui pernyataan pers, Kamis 11 Juni 2009.