Dunia
Kecelakaan Pesawat Air France 447

Ekor Pesawat dan Mayat Penumpang Ditemukan

Pada saat yang sama, tim pencari menemukan delapan mayat penumpang Air France 447

Selasa, 9 Juni 2009, 12:55 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Tim pencari menemukan potongan ekor pesawat Air France (AP Photo/Brazil's Air Force)

VIVAnews - Tim pencari Brazil berhasil menemukan ekor pesawat Air France 447 yang jatuh di Samudra Atlantik, Senin malam waktu setempat, 8 Juni 2009. Bagian stabilisator vertikal dari ekor pesawat Airbus A330 yang membawa 228 penumpang itu bercat warna khas maskapai Air France, garis merah dan biru. Ini bisa menjadi petunjuk kunci untuk menemukan kotak hitam dan mengetahui penyebab kecelakaan.

Sementara itu, di tempat yang sama, tim pencari menemukan lagi delapan mayat penumpang Air France 447, sehingga jumlah jenazah yang ditemukan dari perairan sejak akhir pekan lalu berjumlah 24 orang. Sementara itu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengirimkan dua piranti pendeteksi bunyi mutakhir untuk membantu menemukan kotak hitam pesawat.

Mayat dan bagian ekor pesawat ditemukan sekitar 1.000 kilometer timur laut pulau  Fernando de Noronha, Brazil, lokasi di mana pesawat Airbus itu menghilang dari pantauan. Pejabat militer Brazil menolak memberi rincian tentang ukuran bagian pesawat yang mereka temukan.

Namun, dalam situs angkatan laut Brazil terdapat sebuah video berjudul "Vertical Stabilizer Found" menayangkan bahwa bagian itu, yang menjaga agar hidung pesawat tidak bergoyang dari sisi satu ke sisi lain, telah ditemukan dan diangkut ke kapal.

Bentuk stabilisator vertikal itu masih utuh, berbentuk segitiga dan tidak tampak terbakar. Seorang pengamat yang memeriksa melalui foto dan video mengatakan, kerusakan yang dia lihat tampaknya adalah retakan di bagian samping. "Ini bisa memunculkan pikiran kalau pesawat rusak dalam penerbangan. Jika pesawat menghantam sesuatu, maka akan pecah berkeping-keping." (AP)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ