VIVAnews - Sejumlah kapal Brasil dan Prancis sepanjang akhir pekan lalu menemukan belasan mayat yang merupakan penumpang pesawat Air France 447, yang jatuh di Samudra Atlantik Minggu, 31 Mei 2009.
Awalnya, Sabtu 6 Juni 2009, tim pencari menemukan dua mayat. Sehari kemudian, 7 Juni 2009, ditemukan lagi 15 jenazah berkat pantau pilot pesawat udara.
Belasan mayat itu ditemukan di wilayah sekitar 70 kilometer dari lokasi dimana pesawat Airbus A330-200 milik Air France terakhir kali mengirim pesan otomatis ke menara pengawas di Brasil. Pesan itu mengungkapkan pesawat mengalami kerusakan sistem elektronikn dan kehilangan tekanan udara di dalam kabin.

Pesawat Airbus A330-200 milik Air France (AP Photo)
"Kami terus mencari para penumpang di tengah lautan puing-puing [pesawat]," kata perwira Angkatan Laut Brasil, Kapten Giucemar Tabosa Cardoso.
Sementara ini tim forensik masih mengidentifikasi para mayat penumpang yang telah ditemukan. Pesawat naas yang membawa 228 penumpang dan awak itu sedang perjalanan dari Rio de Janeiro (Brasil) menuju Paris (Prancis) dan diduga sulit mengatasi cuaca buruk selama penerbangan sehingga jatuh di laut. (AP)