Dunia
Isu Ambalat dan Manohara

Malaysia Minta Warganya Jangan Terpancing

Pesan itu telah disampaikan kepada mahasiswa Malaysia di 13 universitas

Kamis, 4 Juni 2009, 12:13 WIB
Renne R.A Kawilarang
Demonstrasi buruh di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Semua warga Malaysia yang tengah berdomisili di Indonesia diminta menahan diri ikut campur dalam perdebatan atas dua isu yang tengah menghangat di negeri ini. Dua isu yang dimaksud adalah sengketa Indonesia-Malaysia di pulau Ambalat, yang terletak di Laut Sulawesi, dan kontroversi kekerasan atas Manohara Pinot, istri dari salah seorang putra Sultan Kelantan.

Demikian pesan seorang diplomat senior Malaysia di Jakarta. "Pesan saya kepada mereka adalah jangan terlibat dalam perdebatan atas masalah-masalah yang melibatkan pihak Indonesia. Biarkan pihak-pihak berwenang yang menangani masalah-masalah ini, termasuk isu Ambalat dan Manohara," kata Junaidi Abu Bakar, atase pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, kepada kantor berita pemerintah Malaysia, Bernama, Rabu 3 Juni 2009.

Junaidi mengungkapkan bahwa pesan itu telah dia sampaikan kepada perwakilan mahasiswa Malaysia yang tengah menimba ilmu di 13 universitas di Indonesia. Dia juga berpesan agar mereka lebih waspada dan tidak terpancing kepada insiden apapun.
 
"Bila mereka membutuhkan bantuan, mereka bisa menghubungi kami secara langsung atau kepada pihak berwenang setempat," kata Junaidi sambil memberikan nomor ponselnya dan alamat emailnya.

Isu sengketa Malaysia-Indonesia atas Ambalat sudah menjadi isu klasik, namun isu Manohara mulai menghangat dalam beberapa hari terakhir di Indonesia sejak dia berhasil kabur dari cengkeraman suaminya, Tengku Temenggong Muhammad Fakhry, ketika mereka di Singapura akhir pekan lalu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ