VIVAnews - Juru Bicara Air France mengaku maskapainya pernah menerima ancaman bom untuk penerbangan dari Buenos Aires menuju Paris pada 27 Mei yang lalu. Beruntung ancaman tersebut hanya bohong belaka.
Juru Bicara Air France Nicolas Petteau mengatakan bahwa biro Air France di Buenos Aires pernah menerima telepon gelap yang mengancam penerbangan nomor 415.
Dia menyatakan, pesawat jenis Boeing 777 tersebut kemudian diperiksa oleh pihak keamanan dam ternyata tidak ada bahan peledak dalam pesawat tersebut. Akhirnya pesawat diperkenankan meninggalkan Rio de Janeiro ke Paris.
Menteri Pertahanan Perancis Herve Morin seperti dikutip Associated Press, Rabu 3 Juni 2009, mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menemukan indikasi apapun terkait hilangnya pesawat Airbus A330. Pesawat milik Air France tujuan Rio de Janeiro menuju Paris itu hilang pada Minggu malam lalu.
Dia mengatakan, semua teori mengenai hilangnya pesawat tersebut masih dipelajari. Sedangkan pejabat Pentagon sebelumnya mengatakan tidak menemukan indikasi terorisme dalam musibah hilangnya pesawat tersebut.