VIVAnews - Bulan Juni diawali dengan optimisme besar para investor di lantai bursa saham Wall Street, New York. Pemicunya adalah laporan perkembangan terkini sektor manufaktur, belanja konsumen, dan belanja konstruksi yang ternyata tidak seburuk dari yang diperkirakan.
Itulah sebabnya indeks saham industri Dow Jones dan indeks utama lain menguat lebih dari dua persen. Bahkan, indeks Standard & Poor's 500 dan indeks gabungan Nasdaq meningkat ke level tertinggi pada tahun ini.
Di akhir perdagangan Senin Sore 1 Juni 2009 waktu setempat, indeks Dow ditutup menguat 221,11 poin (2,6 persen) ke posisi 8.721,44, level tertinggi sejak awal Januari. Indeks ini kini turun hanya sebesar 55 poin (0,6 persen) untuk tahun ini.
Indeks Standard & Poor's 500 meningkat 23,73 poin (2,6 persen) menjadi 942,87. Sedangkan indeks gabungan Nasdaq ditutup naik 54,35 poin (3,1 persen) ke posisi 1.828,68. Indeks saham perusahaan-perusahaan kecil Russell 2000 meningkat 19,75 (3,9 persen) ke posisi 521,33.
Kemarin, data menunjukkan bahwa kondisi sektor manufaktur, belanja konsumen, dan belanja konstruksi, lebih baik dari yang diperkirakan.
Data terkini menunjukkan bahwa penurunan ekonomi tidak terlalu tajam, angkanya tidak mengindikasikan terjadi rebound.
Pengeluaran untuk konstruksi meningkat pada April, sedangkan pengeluaran pribadi mengalami sedikit penurunan. Pendapatan pribadi tidak terjadi perubahan, dan aktivitas manufaktur AS melemah pada Mei, bulan ke-16 penurunan, meski dalam kecepatan lebih lambat.
Sementara itu, Dow Jones & Co. kemarin mengumumkan menghapus GM sebagai komponen setelah perusahaan yang telah berdiri selama 100 tahun itu menyatakan pailit. Ini terjadi juga pada Citigroup Inc., di mana pemerintah kini menguasai saham-saham pentingnya. GM dan Citi akan digantikan oleh Travelers Cos. dan Cisco Systems Inc., pekan depan. (AP)