VIVAnews - Seorang pria Oregon, Amerika Serikat, terpaksa melewatkan libur Memorial Day pada 25 Mei lalu di penjara.
Pasalnya, dia menyalahgunakan sambungan telepon darurat 911 untuk mengeluhkan pegawai McDonald yang tidak memberikan jus jeruk seperti pesanannya. Selain itu, dia juga mengeluhkan sikap kasar seorang pegawai restoran cepat saji terkemuka tersebut.
Pria tersebut, Raibin Osman, bebas dengan uang jaminan pada Selasa lalu, tetapi tidak bisa dimintai keterangan.
Sheriff David Thompson mengatakan, Osman malah bersikap cuek saat deputi polisi memberi nasihat bahwa nomor telepon darurat 911 bukan sambungan telepon yang digunakan untuk mengeluhkan pelayanan restoran cepat saji.
Sementara itu, pegawai McDonald yang bersangkutan juga menelepon 911 pada saat itu. Dia komplain kalau Osman dan teman-temannya menghalangi jalur drive-thru dan mengetuk jendela restoran. (AP)