Dunia

CIA Tutup Penjara Rahasia

Diperkirakan, CIA menggunakan teknik penyiksaan untuk menginterogasi para tersangka itu.

Jum'at, 10 April 2009, 10:35 WIB
Muhammad Firman, Shinta Eka Puspasari
  (AP Photo/Brennan Linsley, Pool)

VIVAnews - Lembaga intelijen Amerika Serikat (CIA) menyatakan telah menutup jaringan penjara rahasia di seluruh dunia. Sementara penjara yang masih ada akan ditutup. 

“CIA tidak lagi menggunakan fasilitas hukuman atau penjara-penjara gelap,” kata Direktur CIA Leon Panetta dalam surat kepada stafnya, Kamis (9/4) seperti dikutip laman stasiun televisi BBC.

Penjara gelap digunakan CIA untuk menahan tersangka terorisme. CIA diperkirakan menggunakan teknik-teknik penyiksaan untuk menginterogasi para tersangka itu. Presiden Barack Obama sudah berjanji akan menutup fasilitas-fasilitas tahanan itu, termasuk penutupan penjara di Teluk Guantanamo, Kuba.

Dalam surat itu, Panetta menegaskan bahwa CIA tidak lagi menjalankan teknik-teknik interogasi yang kasar seperti waterboarding (simulasi penenggelaman), yang dikutuk masyarakat global. “Petugas CIA tidak akan menoleransi penggunaan kekerasan atau perilaku tidak layak,” kata Panetta.

Panetta juga mengatakan CIA tidak lagi mengizinkan pihak luar melakukan pemeriksaan. Namun CIA tetap memiliki kewenangan untuk menahan tersangka dalam jangka waktu pendek.

“Tersangka yang ditahan akan diperiksa petugas CIA dan akan segera diserahka kepada negara asalnya atau negara yang memiliki klaim legal atas tersangka itu,” ujar Panetta.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ