Dunia

Bola Api di Langit Texas

Penduduk Texas melihat bola api warna putih seperti meteor di langit biru

Senin, 16 Februari 2009, 09:55 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Roket pembawa satelit Chandrayaan-1 sukses meluncur di Sriharikota, India (AP Photo/Aijaz Rahi)

VIVAnews - Kurang dari sepekan setelah  tabrakan dua satelit komunikasi Amerika Serikat (AS) dan Rusia, terdengar suara dentuman dan terlihat suatu bola api di langit Texas, AS, Minggu pagi waktu setempat, 15 Februari 2009.

Tidak ada laporan gangguan di darat ataupun pengaruh terhadap penerbangan, kata juru bicara Federal Aviation Administration (FAA), Roland Herwig, seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN, Minggu 15 Februari 2009.

Sabtu pekan lalu FAA telah memperingatkan pilot-pilot pesawat untuk menghadapi kemungkinan jatuhnya serpihan dari angkasa luar akibat tubrukan dua satelit yang terjadi Selasa pekan lalu tersebut.

Herwig mengatakan bahwa FAA tidak menerima laporan tentang suara dentuman dan bola api dari pilot yang sedang terbang tetapi FAA menerima sejumlah telepon dari orang-orang di darat dari Dallas hingga Austin, Texas.

Sebuah rekaman video yang diambil oleh fotografer dari stasiun televisi News 8 di Austin menunjukkan gambar bola api warna putih seperti meteor di langit biru yang cerah di Minggu pagi kemarin.

Fotografer tersebut menangkap kejadian itu dengan kameranya saat sedang meliput pertandingan maraton di Austin.

Herwig mengatakan bahwa sebagian besar laporan tentang bola api mulai diterima Minggu tengah hari di area Texas mulai dari Dallas selatan hingga Austin. Dia tidak yakin dari mana informasi yang memicu dikeluarkannya notifikasi FAA tersebut berasal.

Namun kemungkinan berasal dari NORAD, atau North American Aerospace Defense Command yang mencatat objek-objek buatan manusia di angkasa luar. Kantor pusat NORAD di Colorado belum dapat dihubungi.

Lisa Block, juru bicara Texas Department of Public Safety, mengatakan bahwa agensinya telah menerima telepon dari warga lokal yang dikejutkan oleh suara dentuman sekitar pukul 11 pagi waktu setempat. Block mengatakan bahwa telepon itu berasal dari sekitar area antara Dallas dengan Houston.

Pekan lalu, badan angkasa luar Rusia dan AS mengatakan bahwa dua satelit- masing-masing milik Rusia dan AS, bertabrakan di sekitar delapan ratus kilometer di atas Siberia, Rusia. Badan angkasa luar AS, NASA, mengatakan bahwa tabrakan yang terjadi Selasa lalu tersebut menghasilkan dua awan serpihan besar.

Komando Strategi AS melaporkan tabrakan terjadi dengan kecepatan sepuluh kilometer per detik, dan menghasilkan lima ratus hingga enam ratus serpihan di angkasa luar.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ