Dunia

Pangeran Belanda Mati Suri

Otaknya mengalami kerusakan parah setelah tertimbun longsoran salju selama 15 menit.

Sabtu, 25 Februari 2012, 14:03 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Pangeran Belanda, Johan Friso (REUTERS/Miro Kuzmanovic)

VIVAnews - Tim dokter Austria menyatakan bahwa Pangeran Johan Friso mengalami kerusakan otak yang cukup parah setelah terkubur salju, 17 Februari silam. Putra kedua Ratu Beatrix Belanda ini mungkin tak dapat sadar lagi.

Dokter Wolfgang Koller mengatakan bahwa tim medis sudah melakukan prosedur terbaik selama 50 menit untuk menghidupkan kembali sang pangeran. Tapi, sia-sia.

Hasil pemindaian MRI memperlihatkan kondisi otaknya mengalami kerusakan parah setelah tubuh dan kepalanya tertimbun longsoran salju selama 15 menit. "Jelas bahwa kekurangan oksigen selama terkubur menyebabkan tingkat kerusakan otak yang sangat parah." katanya, dikutip Telegraph.

Dalam waktu dekat, Pangeran Friso akan dipindahkan ke klinik privat untuk perawatan intensif lebih lanjut. Masih ada harapan sang pangeran terbangun dari koma, meski mungkin butuh waktu selama bertahun-tahun.

Pangeran berusia 43 tahun itu merupakan satu di antara lima pemain ski yang nekat pergi melewati batas aman area bermain, di tengah peringatan longsor salju di Lech, sebuah kota kelas atas yang merupakan tujuan wisata populer keluarga kerajaan Belanda.

Selama ini, Pangeran Friso yang memiliki gelar di bidang teknik mesin tinggal di London bersama istri dan dua anak perempuannya. Ia bekerja sebagai kepala keuangan untuk Urenco, perusahaan pengayaan uranium yang berbasis di Berkshire.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
komisitiga
29/02/2012
Tuhanku adalah Allah yg ajaib. Tiada hal yang mustahil baginya. Saat ini sang Pangeran dinyatakan Mati suri. itu adalah pernyataan manusia. bukan keputusan dari Tuhan. Jika dilakukan Euthanasia. Bearti itu adalah proses pembunuhan.
Balas   • Laporkan
kaitro
26/02/2012
mo mati suri kek, mati beneran ya syukur. sekali anak penjajah tetep penjajah..Hidup NKRI..HARGA MATI
Balas   • Laporkan
bahasyir | 29/02/2012 | Laporkan
woi, elo bener, yang komen emang golongan minoritas, karena orang yang punya sensibilitas kemanusiaan di indonesia memang gak banyak. Mayoritasnya ya kaya elo, picik..
kaitro | 29/02/2012 | Laporkan
ni pasti golongan minoritas di indonesia yg pada komen
azzans | 27/02/2012 | Laporkan
SEKUTUNYA : NKRI "HARGA MATI" BAGI ORANG ACEH : NKRI "MATI HARGA"
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ