Dunia

Pembakaran Quran, Obama Minta Maaf

Dua prajurit AS dibunuh oleh seorang lelaki berseragam tentara Afghanistan.

Sabtu, 25 Februari 2012, 10:56 WIB
Bonardo Maulana Wahono
Presiden AS Barack Obama (REUTERS/Larry Downing)

VIVAnews - Menyusul insiden pembakaran Quran di Afghanistan oleh militer AS, Presiden Barack Obama menyatakan maaf. 

"Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menghindari terulangnya peristiwa semacam itu. Kami juga akan menyelidiki pihak yang bertanggung jawab terhadap insiden itu," demikian Obama dalam suratnya kepada Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, seperti dinukil dari laman CNN

Permintaan itu disampaikan setelah massa terlibat dalam unjuk rasa yang diwarnai kekerasan selama tiga hari berturut-turut sebagai aksi menentang pembakaran. Puncaknya, dua prajurit AS dibunuh oleh seorang lelaki berseragam tentara Afghanistan.  

Laman The Independent menulis reaksi keras dari para pengunjuk rasa itu dipandang sebagai balasan atas sikap angkatan perang asing yang dianggap tidak menghormati hukum dan kebudayaan setempat. 

Namun, agaknya pernyataan maaf itu tidak meredakan amarah bangsa Afghanistan, yang melangsungkan demonstrasi di tujuh provinsi, Kamis, 23 Februari 2012. Selain memicu perlawanan kepada tentara AS, para demonstran pun terlibat bentrok dengan polisi dan petugas keamanan setempat. 

Akibatnya, lima pengunjuk rasa tewas. Bahkan, sehari sebelumnya, tujuh demonstran lebih dulu kehilangan nyawa. 

Kerusuhan mulai pecah pada hari Selasa setelah para pekerja Afghanistan di pangkalan militer utama AS, Bagram, menyaksikan sekelompok tentara membuang tumpukan buku di sebuah lubang tempat sampah biasa dibakar. Mereka melihat ada Quran terselip di tumpukan itu. 

Seorang pejabat tinggi militer AS dan NATO, Jenderal John Allen, buru-buru memohon maaf. Ia menelepon Presiden Karzai dan media-media berpengaruh untuk memberi penjelasan bahwa pembakaran Quran itu bukan kesengajaan.

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dwipaadhitya
17/03/2012
Orang2 kafir mutlak musuh muslim, mereka dalah setan berwujud manusia, dan mereka adalah pengecut, jika perang selalu keroyokan, termasuk kafir2 yg ada di indonesia itu musuh kita jika mereka selalu menghina kita
Balas   • Laporkan
ielsahab | 22/04/2012 | Laporkan
bisanya cuma meng'kafirkan org dan buat onar sana-sini , ngajak orang bermusuhan dan anarkis.. intropeksi diri brur apa sh yg dh lo ksh buat negara dan sesama lo manusia ?? kalo mau perang jgn sm satu negara !! pengecut
nenegaul
26/02/2012
biarlah Allah SWT yg membalas kalian smua yg menghalangi manusia dari jalan yg benar lanaktullah bagi kaum kafir & munafik "cukuplah Allah sbg pelindungku dan Allah sebaik-baiknya pelindung" akan datang waktunya islam berjaya lagi tuk terakhir kalinya
Balas   • Laporkan
ekko_20 | 26/02/2012 | Laporkan
ya gw setuju banget ama lw.
galaxy15
26/02/2012
JANGAN pernah menyalahkan AGAMA,,karena AGAMA manapun tidak pernah mengajarkan KEKERASAN,,seluruh AGAMA mengajarkan PERDAMAIAN...yg MERUSAK adalah INDIVIDU yang TIDAK MENGAMALKAN AJARAN AGAMAnya dengan BAIK dan BENAR
Balas   • Laporkan
mimemute
25/02/2012
komennya gak ada yg berkelas..
Balas   • Laporkan
booth_007 | 26/02/2012 | Laporkan
gak ada gurunya .. jadi komen dari hati semua bukan dari hehehe
in.finity
25/02/2012
Buat Umat Islam yang sedang marah dan daripada menghujat, sebaiknya mengamalkan doa Qunut Nazilah baik setiap Shalat atau pun Shalat Jumat. Bedoa untuk kaum tertindas terutama anak-anak yang kurang beruntung.
Balas   • Laporkan
must_julius
25/02/2012
ngapain juga AMERIKA ke AFGANISTAN,..??? udah penuh ya negaranya... FFFUUUUUUUU...!!!!!
Balas   • Laporkan
mickymouse
25/02/2012
UDAH TINGGALKAN AJA AFGANISTAN, BIARIN AJA MEREKA MAU JUNGKIR BALIK. MAU SALING BUNUH ATAU APA BIARIN AJA. TOH YG BIKIN ONAR DI USA UDAH DIHABISI. NTAR KALO BIKIN ONAR LG, SIKAT LG.
Balas   • Laporkan
bangnapi79
25/02/2012
jangan cuman minta maaf tp hukum mati si pembakar Al Qur'an dan tobat menjadi negara penjajah
Balas   • Laporkan
natansta | 25/02/2012 | Laporkan
betul. usir aja kalo gamau pergi mh . . .
homhai
25/02/2012
umat islam jgn lah gampang terpancing, biar Allah yang membalas nya...jangan keburukan kita balas dengan keburukan juga...gk akan ada habis nya...contoh lah Nabi Muhammad SAW beliau sangat sabar terhadap hinaan dan cacian....
Balas   • Laporkan
sayyid1982 | 25/02/2012 | Laporkan
@homlai:loe yang alim aj,gue yg "nakal" dkit hehe
heffendi
25/02/2012
Semoga ALLAH menghukum kalian yang melakukan ini...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ