Dunia

AS: Jemaah Ansharut Tauhid Tergolong Teroris

Departemen Keuangan AS juga telah memasukkan tiga pimpinan JAT dalam daftar hitam

Jum'at, 24 Februari 2012, 08:51 WIB
Renne R.A Kawilarang
Ketua Harian JAT, Muhammad Achwan (tengah) (VIVAnews/ Fajar Sodiq)

VIVAnews - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyatakan Jemaah Ansharut Tauhid (JAT) asal Indonesia pimpinan Abu Bakar Ba'asyir sebagai organisasi teroris asing.

Bersamaan dengan itu, Departemen Keuangan AS juga telah memasukkan tiga pimpinan JAT dalam daftar hitam sehingga akses keuangan internasional ke mereka harus diputus. Dengan keputusan itu, AS melarang semua perusahaan Amerika untuk bertransaksi dengan tiga pengurus JAT itu.

Dengan demikian, semua properti di AS atau yang dalam penguasaan atau yang dikendalikan oleh warga AS yang punya hubungan dengan ketiga pimpinan JAT itu telah diblokir. Warga AS pun dilarang untuk terlibat transaksi dengan mereka.

Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip harian The Wall Street Journal, menyatakan bahwa JAT dianggap bertanggungjawab melancarkan sejumlah serangan terkoordinasi atas warga sipil yang tidak bersalah, polisi, dan personel militer di Indonesia. Deplu AS juga menyatakan bahwa JAT mendapatkan senjata dengan merampok bank dan melancarkan sejumlah kegiatan ilegal lain.

Pemerintah AS juga menuding bahwa JAT berupaya membentuk kekalifahan di Indonesia. Abu Bakar Ba'asyir pun dianggap berperan membentuk Jemaah Islamiyah, yang kelompok militan berbasis di Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan teroris Al Qaeda.

Sementara itu, Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa tiga pengurus JAT punya hubungan dengan Al Qaeda. Mereka adalah Mochammad Achwan, Son Hadi bin Muhadjir, dan Abdul Rosyid Ridho Ba'asyir.

"Kami telah mengambil langkah baru untuk memastikan bahwa para teroris itu terputus dari sistem keuangan internasional dan mempersulit mereka untuk melancarkan kekerasan dimanapun mereka berbasis," kata Adam Szubin, Direktur Kantor Pengendalian Aset Luar Negeri dari Departemen Keuangan AS (OFAC) seperti dikutip Reuters.

Menurut data Departemen Keuangan AS, Achwan menyediakan dana untuk pembangunan kamp pelatihan militan di Aceh pada 2010. Para militan menggunakan nama "Al Qaeda di Aceh, yang bertujuan untuk membunuh para pekerja kemanusiaan AS dan turis-turis Barat lain.

Son Hadi, menurut Departemen Keuangan AS, berperan menyediakan bahan peledak untuk serangan bom Jemaah Islamiyah di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang menewaskan sembilan orang dan melukai 182 lainnya.

Abdul Rosyid dikenal sebagai pimpinan JAT yang berperan merekrut para anggota dan menggalang dana. Dia masuk dalam kepemimpinan JAT sejak 2010.

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Nah... sebenarnya yang teroris siapa..? bukannya Amerika sendiri, kok gak ada yang berani protes..? malah nuduh yang lain teroris..? bingung deh
Balas   • Laporkan
imam.joko.nugroho
24/02/2012
wah sebenar ya kita sebagai orang indonesia haru lepas dari kengkangan AS karena indonesia sekarang itu masih aja d jajah walapun d jajahnya tentang penentuan kebijakan internasional maupun nasisonal, dari bidang moneter mauoun keamanan negara.
Balas   • Laporkan
iron maiden
24/02/2012
JAT memang kepanjangan lainnya jamaah antek2 teroris
Balas   • Laporkan
iron maiden | 25/02/2012 | Laporkan
kalo anda masih ingat, si muh syarief pembom masjid cirebon adalah anggota JAT yg dibaiat langsung oleh abubakar ba'asyir di tasikmalaya
imam.joko.nugroho | 24/02/2012 | Laporkan
kalu memfonis sekelompok itu harus melihat prespektif yg di pakai itu apakah asli dilihat dari nilai2 indonesia,atau hanya terhasyut oleh opini ataupun kebijakan yg d luncurkan dunia barat, karenan mereka menginginkan indonesia dlm ngenggamanya.
ahmadihbejad
24/02/2012
Amerika is the best!!!
Balas   • Laporkan
hidup_hitler
24/02/2012
kepada jonngos jongos dan budak yahudi yg berada di indonesia, slamat anda menjadi budak terkutuk amerika..>!!!
Balas   • Laporkan
ahmadihbejad | 24/02/2012 | Laporkan
lebih baik drpd jd budak!!!
bangnapi79
24/02/2012
USA berbulu domba...
Balas   • Laporkan
gofur
24/02/2012
USA is the real terorrist .......ngomong aja kok didenger ...yg mendukung pasti satu kelompok tuh .......
Balas   • Laporkan
orang cerdas gak mudah percaya dg satu berita, nah berita versi Pem. AS dipercaya, israel dibela, indonesia dicurigai, iran mau dibombardir... gak cerdas lho...
Balas   • Laporkan
nenegaul | 24/02/2012 | Laporkan
tul
JAT bukan teroris, tapi kumpulan orang munafik, begitu ada anggotanya yang ngebom bunuh diri, rame rame disanggah bukan anggota JAT
Balas   • Laporkan
nenegaul | 24/02/2012 | Laporkan
lah emang bukan anggota , yg munafik itu Amerika... nuduh sembarangan...
profit.izzudin
24/02/2012
definisi teroris menurut AS sesuatu yg tidak sesuai dg kebijakan&memusuhi AS maka dicap teroris. pejuang Indonesia pun dulu juga dapat cap ekstrimis, pemberontak,perampok dsb dari penjajah belanda
Balas   • Laporkan
nenegaul | 24/02/2012 | Laporkan
tul
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ