Dunia

Jerman Didesak Stop Kebiri Penjahat Seks

Bagi Komite Anti Penyiksaan, kebiri adalah perlakuan yang merendahkan harkat manusia.

Kamis, 23 Februari 2012, 14:24 WIB
Renne R.A Kawilarang
Kantor Dewan Eropa di Strasbourg, Perancis (wikimedia.org)

VIVAnews - Komite Anti Penyiksaan Dewan Eropa mendesak Jerman hentikan praktik kebiri atas para kriminal kasus kejahatan seksual. Menurut komite itu, praktik tersebut merendahkan harkat manusia.

Menurut kantor berita Reuters, seruan itu disampaikan dari kantor pusat Komite Anti Penyiksaan Dewan Eropa di Strasbourg, Prancis, pada Rabu waktu setempat. Di Jerman, terdapat hukum menyatakan pelaku kejahatan seksual bisa mengajukan diri agar alat kelamin mereka dikebiri secara medis sebagai bagian dari terapi.

Kini, prosedur kebiri itu jarang terjadi di Jerman. Dalam satu dekade terakhir terdapat kurang dari lima kasus per tahun.

Namun, kebiri itu dinilai sebagai praktik menghilangkan bagian tubuh dan tidak disambung lagi. Lagipula, menurut komite, belum ada bukti bahwa kebiri akan menjamin pelaku tidak akan mengulangi kejahatannya.

"Bedah mengkebiri alat kelamin pelaku kejahatan seksual dapat digolongkan sebagai perlakuan yang kian merendahkan harkat," demikian laporan komite. "Maka, Komite menyarankan agar pihak berwenang segera menghentikan praktik itu di semua negara bagian Jerman dalam konteks terapi bagi pelaku kejahatan seksual," lanjut laporan itu.

Menanggapi permintaan komite, pemerintah Jerman menyatakan akan mengkajinya terlebih dahulu. Namun, menurut pemerintah, ada beberapa alasan medis yang membuat prosedur itu bisa dilanjutkan.

Aturan di Jerman menyebut bahwa seorang pelaku kejahatan seksual bisa dikebiri bila yang bersangkutan memintanya. Pemohon harus berusia lebih dari 25 tahun dan harus mendapat persetujuan dari tim ahli.

Selain Jerman, Ceko pun jadi negara Eropa yang masih menawarkan bedah kebiri bagi pelaku kejahatan seksual.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
n1q_4jj
21/04/2012
ga ngejamin,, malah tambah parah,, cuz merkosa'a nanti bisa pake tangan atau kaki gimna??? sereeemmmmmm hehehehehe.........
Balas   • Laporkan
mimemute
24/02/2012
jerman aja masih primitif.. kita jgn sok modern lah pake anti fpi segala.. kalau gak mau primitif ya konservatif asal jgn liberal.. sm sm kekerasan tuh malah sdh masuk ke sistem..
Balas   • Laporkan
mickymouse
24/02/2012
PEMERKOSA2 DI INDONESIA TUH YANG DIHUKUM KEBIRI AJA BIAR NGGAK NGULANG LAGI,JD PARA WANITA BISA MERASA AMAN KELUAR RUMAH ATAU NAIK ANGKOT.
Balas   • Laporkan
cindelaras
23/02/2012
wadaooowww!! baca berita ini mendadak jadi terasa ngilu... ga kuat bayangin.... XD
Balas   • Laporkan
voxysilfer
23/02/2012
wkwkkwwk.. kebiri...
Balas   • Laporkan
fan_fan
23/02/2012
Hukum yg bagus,,tuh,,, biar tidak ada lg yg mau jd penjahat seks,,,,,kalo bener bakalan kapok tuh penjahat,,,
Balas   • Laporkan
nugelo1990
23/02/2012
tuh supir angkot yang harusnya di kebiri, sukanya memperkosa penumpang, dasar asemmmmm
Balas   • Laporkan
pujiantoro
23/02/2012
klo bisa dihukum dengan pengubahan jenis kelamin,,nah abis tu dia yang di lecehkan secara seksual,,,biar tau rasa......apa perbuatan dia itu gak merendahkan martabat manusia
Balas   • Laporkan
nenegaul | 23/02/2012 | Laporkan
klo itu kemahaln biayanya... mending di musnahkan saja (mati-in)... ngurangin biaya penjara dan ga akan mengulangi perbuatan bejatnya kan
qikay
23/02/2012
kucing x dikebiri???????? hahaha,,,,
Balas   • Laporkan
fan_fan | 23/02/2012 | Laporkan
namanya kucing klo lihat ikan asing pasti di embat tuh,,,gak pikir2 lg x
dancoz
23/02/2012
biar kapok kayaknya....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ