Dunia

Kronologi Al-Quran Terbakar di Pangkalan NATO

NATO mengatakan, Quran itu tidak sengaja terbakar bersama materi lainnya.

Rabu, 22 Februari 2012, 09:52 WIB
Denny Armandhanu
Protes pembakaran Quran di Afganistan (REUTERS/Mohammad Ismail)

VIVAnews - Insiden pembakaran Al-Quran di salah satu pangkalan militer NATO di Afganistan memicu kemarahan umat Muslim. NATO dan pemerintah AS meminta maaf atas peristiwa tersebut, dan mengatakan bahwa itu tidak disengaja.

Menurut pernyataan NATO dan aparat di Afganistan, dilansir dari ABC News, Rabu 22 Februari 2012, kitab suci itu tidak sengaja terbuang ke tempat sampah bersama dengan materi-materi yang akan dimusnahkan di pangkalan udara Bagram.

"Materi-materi itu diberikan kepada para tentara untuk dimusnahkan dengan cara dibakar. Pemusnahan bukan karena itu adalah materi agama. Keputusan itu dibuat bukan untuk merendahkan Islam, ini adalah kesalahan," kata Komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional NATO (ISAF), Jenderal John R Allen.

Juru bicara pemerintahan provinsi Parwan, Sabir Safar, mengatakan, tidak lama setelah dibakar warga negara Afganistan yang bekerja di pangkalan berdatangan. Mereka mati-matian mematikan api dengan jaket dan air minum, berusaha menyelamatkan Quran yang dilalap api.

Mereka mengambil Quran yang terbakar sebagian dan berlari keluar markas. Diketahui, mereka lalu mengumumkan insiden tersebut kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya bisa diduga, ribuan massa datang protes atas aksi yang menghinakan tersebut.

"Mereka harus meninggalkan Afganistan daripada menghina agama kami. Jika lain kali mereka melakukan ini lagi, kami akan membela Quran, agama dan kepercayaan kami hingga tetes darah terakhir," kata Mohammad Hakim, salah seorang demonstran.

NATO kalang kabut, mereka langsung membuat pernyataan maaf dan menghubungi beberapa wartawan, memberikan klarifikasi. Menyusul NATO, menteri pertahanan AS dan Gedung Putih menyampaikan permintaan maafnya.

NATO juga mengundang para tokoh Afganistan ke lokasi untuk menjelaskan apa yang terjadi. Salah satu tokoh, Ahmad Zaki Zahed, mengatakan sekitar 60-70 buku yang berhasil diselamatkan dari pembakaran, di antaranya terdapat Quran. Zahed mengatakan, Quran tersebut milik para tahanan di pangkalan Bagram. (eh)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
marve-l
27/02/2012
Kalo soal agama islam yang terjadi.. kaya nya pada ribut bener ya.. Seolah'' Agama lain ga di Hormati.. Coba kalo aga yang lain di tindas dengan mereka.. Apa mereka akan heboh seperti Ini.? Kalo mau comment jgn bikin jadi ribut.. ga usah bawa'' Agama lain
Balas   • Laporkan
marve-l | 27/02/2012 | Laporkan
Toh gua yakin,, semua agama mengajar kan kebaikan.. Bukan seperti itu.. Jd mari lah sama'' untuk tidak saling menuding..
Sejarah akan berulang, ketika pasukan Mongol menghanguskan semua Asset Islam,namun apa yg terjadi setelah itu???pasukan Mongol berkembang menjadi pasukan muslim yang kuat di kemudian harinya, membela panji Islam
Balas   • Laporkan
sutan.alief
24/02/2012
kenapa kita harus marah??mereka melakukan itu karena tidak sengaja mereka orang yang mempunyai otak mereka tidak akan sampai hati untuk membakar suatu kitab agama,mereka sudah meminta maaf apa lagi yg harus di perdebatkan
Balas   • Laporkan
290989 | 24/02/2012 | Laporkan
jang rumah nya keluarga nya yg di bakar jadi yg hidup kan cuma dia seorang baru entes.anamcell@ minta maaf ? apa dia mau maaf kan ente
s.anamcell | 24/02/2012 | Laporkan
maz brow,. rumah ente dmn bozh,. entar ane bakar, abs itu ane mau mnta' maaf,. maafin ysch,.
qikay
23/02/2012
Mudah-mudahan Allah.s.w.t menurunkan burung ababil untuk membinasakan orang-orang yang telah membakar Al-Qur'an..
Balas   • Laporkan
hidup_hitler | 24/02/2012 | Laporkan
kepada jongos dan budak yahudi amerika slamat anda menjadi budak laknat...!!
mbagusi | 24/02/2012 | Laporkan
@kiboy: wkwkwkwk...betul, diantara ratusan agama, baru agama ini yang ada doanya; binasakan orang lain...wkwkkwkwk...ngomongnya aja damai, doanya aja kayak gitu.....
kiboy | 24/02/2012 | Laporkan
Kalau kita sembah tuhan tidak begitu, hal itu bisa terjadi karena, cara menyembahnya seperti dewa
zettardy
23/02/2012
hutang darah dibaya darah.. bakar kitab dibayar bakar kitab juga.. kitab orang amerika apa ya? ga ada deh
Balas   • Laporkan
mbagusi | 24/02/2012 | Laporkan
sayangnya, kalo kaum unta gak gitu, liat aja TKI, salah dikit hukumya rajam, ato perkosa kalo wajahnya lumayan he...he...
anak_negeri
22/02/2012
NATO kalang kabut.... apakah itu pertanda sebenarnya mereka takut dengan umat muslim.... yg jelas mereka takut umat muslim bersatu.
Balas   • Laporkan
petani_kutho | 23/02/2012 | Laporkan
betul... orang-orang sana memang sukanya berperang... dan itu FAKTA..!!
london | 22/02/2012 | Laporkan
kayanya dimana2 perang sodara mulu bro..
bang_brow | 22/02/2012 | Laporkan
betul kawan,,,,
tejar_vengeance
22/02/2012
teringgat sebuah ucapan yg pernah terucap oleh Hitler,Hitler :" I was able to kill all jewish, but I left some to let you know why I kill them"
Balas   • Laporkan
tejar_vengeance | 23/02/2012 | Laporkan
mickmouse tapi yg lebih dulu di bunuh pasti orang yahudi..!!
mickymouse | 23/02/2012 | Laporkan
Tapi Hitler juga nggak suka ama orang kulit berwarna, dia juga akan membunuh orang kulit berwarna.
igur
22/02/2012
permintaan maaf orang KAFIR = MUNAFIK tidak bisa di percaya.
Balas   • Laporkan
mickymouse
22/02/2012
DI INDONESIA GEREJA DI BAKAR AJA NGGAK RIBUT KAYAK GINI. YANG LUAR BIASA SIAPA YAH ? KARENA YANG TERPENTING ADALAH GEREJA YANG ADA DI DALAM HATI BUKAN SESUATU YANG BERSIFAT DUNIAWI.
Balas   • Laporkan
290989 | 24/02/2012 | Laporkan
mickymouse@ kau bicara GEREJA yg di bakar MESJID di medan di hancur kan lagi semua manusia itu mempunyai kepentingan masing2 coy kalu kau bicara di INDONESIA
mbagusi | 24/02/2012 | Laporkan
he.he...masa ada yang bales masjid gak dibakar di Israel? mang apa hubungannya gereja dibakar di Bekasi ma orang Israel???? kasian yah, kalo agama udah meracuni secara sesat, pokoke asal agama laen buangsat semua katanya...ckckck unta...unta....
irmas_one | 23/02/2012 | Laporkan
YANG LUAR BIASA, INJIL DIINJAK-INJAK TRUS DILUDAHI. ITU BUKAN..? SAYANG KAMI BUKAN SEPERTI ITU, TAPI KAMI JUGA GA SUKA BAGIAN DARI KEHIDUPAN KAMI DI HANCURKAN...
genjong
22/02/2012
ini bukan masalah permintaan maaf aja, tapi ini masalah pegangan hidup umat islam sampai matipun kita umat islam akan tetap mempertahakan al-quran sebagai pegangan hidup.
Balas   • Laporkan
buyung_sukandar | 23/02/2012 | Laporkan
setuju bray, ayat yg terkandung didalamnya bisa memberikan pencerahan dan sbg pegangan hidup umat muslim. Jangan diliat fisik bukunya ya.. krn suatu saat bisa saja dibuat dalam versi digital.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ