Dunia

UU Anti Pernikahan Gay California Dicabut

Larangan gay untuk menikah dianggap bertentangan dengan konstitusi AS.

Rabu, 8 Februari 2012, 10:39 WIB
Denny Armandhanu, Indrani Putri
Tentara homoseksual AS ikut pawai Gay Pride di San Diego. (REUTERS/Mike Blake/Files )

VIVAnews - Pengadilan Federal Amerika Serikat mencabut Proposisi 8, undang-undang negara bagian California yang melarang pernikahan gay dan lesbian. UU ini dicabut karena dinilai bertentangan dengan konstitusi AS.

"Proposisi 8 melanggar prinsip kesetaraan yang dianut AS, karena mengincar kaum minoritas dan mengambil apa yang menjadi hak mereka tanpa alasan sah untuk melakukannya," kata hakim Stephen Reinhardt pada pengadilan banding di San Fransisco, Selasa waktu setempat.

Dilansir Al-Jazeera, dari tiga hakim pengadilan banding tersebut, dua menyetujui pencabutan larangan sebagai perwujudan suara mayoritas.

Pada 2008, California mengizinkan pernikahan gay. Kemudian diberlakukanlah Proposisi 8 yang secara khusus menerjemahkan pernikahan sebagai ikatan antar seorang pria dan seorang wanita, sehingga pernikahan pasangan sesama jenis otomatis terlarang.

UU ini diloloskan melalui sebuah pemungutan suara. Saat itu, 52 persen pendukung Proposisi 8 mengatakan akan membawa isu pelarangan pernikahan gay ke seluruh AS.

Meskipun pengadilan banding telah menyatakan UU ini tidak sah, tapi bukan berarti gay dan lesbian California bisa langsung menikah. UU masih akan berlaku hingga Mahkamah Agung AS menyetujui banding terakhir.

Organisasi gay serta organisasi pejuang HAM menyambut gembira keputusan pengadilan. "Mengingkari janji sepasang manusia serta keluarga mereka adalah pelanggaran unsur kemanusiaan yang paling dasar," kata Rea Carey, direktur eksekutif Gugus Gay dan Lesbian Nasional.

Di sisi lain, keputusan pengadilan juga mengecewakan kelompok antigay, yang rata-rata berasal dari kalangan konservatif. "Kami kecewa, namun tetap yakin pada akhirnya nanti Mahkamah Agung akan menolak argumen absurd yang diciptakan pendiri negara," kata Tony Perkins, presiden Dewan Penelitian Keluarga.

Dari 50 negara bagian di AS, hanya Connecticut, Iowa, Massachusetts, New Hampshire, Vermont, New York, dan Washington yang sampai saat ini melegalkan pernikahan gay. Isu inipun sampai sekarang masih dianggap panas di ranah politik Negeri Paman Sam. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
davic
17/02/2012
bejaddddddd puuuuooolllll
Balas   • Laporkan
copicares
09/02/2012
krn disana banyak yg tdk beragama atau istilahnya agama ktp, bahkan termasuk anggota senat sekalipun, mungkin dimasa mendatang presiden us seorang gay who knows
Balas   • Laporkan
robbyf
08/02/2012
NAJIISSS.... Amerika sedang melakukan self destruction....!!!!
Balas   • Laporkan
Bisa jadi ,beberapa tahun kedepan akan di legalkan pernikahan dengan hewan... bener'' orang amrik....
Balas   • Laporkan
zissy
08/02/2012
memang tingkah laku yang gila2 itu kebanyakan dari sana tuh ...lama2 juga gay di indonesia minta hak yang sama ...wah kalau demikian yang terjadi hancur dunia
Balas   • Laporkan
affan_82
08/02/2012
Hidih...dasar mahluk terlaknat..udah di ciptakan wanita malah suka sama sesama jenis...kelainan ga bisa di jadikan takdir...tuhan itu maha adil, ciptaannya aja yang memilih jadi gay..
Balas   • Laporkan
Menjijikan.. Pada dasar kuadrat manusia udah salah... maca laki2 sama laki2 boleh nikah... bener2 edan nich negara abang sam ini, yg menganggap yg bertentangan itu suatu hal yg wajar...
Balas   • Laporkan
zissy | 08/02/2012 | Laporkan
tambah gila aja neh ...tanda tanda mau kiamat kali
nestie250
08/02/2012
memang tidak ada yang sempurna. mereka besar dan KUAT tapi tidak untuk ini. Terlihat begitu menjijikkan
Balas   • Laporkan
Gay = AIDS Kalau Gay banyak lalu siapa yang punya anak? Populasi Amerika pasti turun 50%. 50 th lagi Amerika pasti hancur,......
Balas   • Laporkan
hai mereka benci amerika: tidak usah bom atau perang dengan amerika, mereka sendirilah yang akan menghancurkan diri sendiri.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ