Dunia

"Kuil" Para Ateis Akan Didirikan di London

Ide pendirian bangunan suci itu memicu bentrok antara dua kelompok ateis di Inggris. Lho?

Jum'at, 27 Januari 2012, 10:17 WIB
Elin Yunita Kristanti
Ilustrasi kuil ateis (kanan) di London (londonist.com)

VIVAnews -- Kelompok ini mengaku tak percaya Tuhan, menafikan agama. Namun kabar mengejutkan datang dari para ateis London, mereka akan membangun semacam kuil.

Namun, rencana pembangunan kuil senilai 1 juta poundsterling di antara bangunan bank dan gereja Abad Pertengahan di ibu kota Inggris itu justru memicu bentrokan antara dua kelompok ateis terkemuka di Inggris Raya.

Adalah filsuf dan penulis, Alain de Botton yang punya ide pembangunan kuil. Dia mengatakan, menara setinggi 46 meter untuk merayakan "ateisme baru" (new atheism), sebagai penyangkalan fisik atas ulah Profesor Richard Dawkins yang menjadikan orang-orang ateis mendapat cap "agresif" dan "destruktif".

De Botton mengatakan, pendirian kuil jauh lebih baik, ketimbang bersikap agresif, misalnya melancarkan serangan balik pada para pemeluk agama.

"Normalnya, kuil didirikan untuk Yesus, Bunda Maria, atau Buddha, tapi Anda bisa mendirikan bangunan suci untuk apapun yang positif dan baik," kata dia, seperti dimuat Guardian, Kamis 26 Januari 2012 . "Itu bisa berarti kuil cinta, persahabatan, ketenangan atau simbol perspektif. Richard Dawkins dan Christopher Hitchens membuat ateisme dikenal sebagai kekuatan yang merusak. Kami ingin menunjukkan, ada banyak ateis yang tak bersikap agresif pada agama."

Sebelumnya, Richard Dawkins mengkritik proyek pembangunan kuil itu, menuding soal penyalahgunaan uang dalam jumlah besar. Menurut dia, kuil ateis, adalah kontradiksi dalam istilah.

"Ateis tak butuh kuil," kata dia."Saya pikir, ada banyak hal yang lebih baik untuk menghabiskan uang sebesar itu. Jika Anda akan menghabiskan uang untuk ateisme, bisa dengan cara memperluas pendidikan sekuler dan membangun sekolah-sekolah non-agama yang mengajarkan rasional, berpikir kritis, skeptis."

Perseteruan terjadi saat de Botton mengungkapkan rincian bangunan menara kuil, yang merepresentasikan 300 juta tahun kehidupan di Bumi. Setiap centimeternya menggambarkan kehidupan Bumi, goresan emas akan mengilustrasikan jumlah waktu yang relatif kecil, di mana manusia berjalan di atas bumi. Sementara, eksteriornya akan dihiasi dengan kode biner yang menunjukkan urutan genom manusia.

De Botton mengatakan, ia mendapatkan hampir setengah dari biaya yang dibutuhkan dari sejumlah pengusaha properti yang dirahasiakan namanya. Ia berharap akan mendapatkan sisa uang dari publik. Konstruksi akan dimulai akhir 2013, jika izin dari Coorporation of London turun.

Kuil ini memiliki pintu tunggal untuk pengunjung yang seolah merasa memasuki sebuah instalasi seni. Atap bangunan ini dibuat terbuka. Fosil dan batuan geologis akan menghiasi dinding betonnya.

Niat de Botton mendapat tanggapan dari kaum agamawan. Pendeta Anglikan, George Pitcher menyambut baik ide itu. "Dia mengacu pada rasa transendensi manusia, bahwa ada sesuatu yang lebih kuasa, lebih besar dari eksistensi kita," kata Pitcher.

Dia menambahkan, membangun sebuah monumen menunjukkan simbol, bahwa manusia tak lebih dari debu. Naluri yang datang dari sekularitas atau narasi agama, sejatinya sama.  "Ini adalah ateisme lebih konstruktif daripada Dawkins -- yang idenya lebih ke kehancuran daripada menyumbang ide yang baru."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mahadewa
20/02/2012
YNG PADA KOMENT KOK SIRIK BANGET YAH, YNG PENTING ATHEIS TIDAK MERENCANAKAN BOMB BUNUH DIRI..TIDAK MEMAKSAKAN KEHENDAK..DAN TIDAK EGOSENTRIS...A
Balas   • Laporkan
remielle
15/02/2012
Hmmm.. yang gw tau adalah Agama itu sangat mengkotak"an manusia. Yang sudah ngerasa suci barulah berhak dia mendiskreditkan kaum atheis. Kalo belum ya perdalam keyakinan KeTuhanan YME masing".
Balas   • Laporkan
bamsharky
27/01/2012
org atheis tidak lebih dari binatang,.anjingku aku namakan atheis,.karena tidak punya agama
Balas   • Laporkan
joecy | 29/01/2012 | Laporkan
anjingku aku namakan bamsharky
zissy | 27/01/2012 | Laporkan
setuju banget neh ...gue suka ama komen kayak gini
arulcom
27/01/2012
aneh ya, katanya atheis tpi ko mau bikin kuil segala. bukannya kalo kuil itu tempatnya tuhan. ada ada gajah eh ada ada aja si atheis tuh. ha ha
Balas   • Laporkan
zissy | 27/01/2012 | Laporkan
bagus tuh kalo atheis punya kuil ...biar dia pada kumpul semua di kuil baru kita ledakin, ga punya tuhan dia minta tolong sama siapa..?
padahal bangunnya aja dah beres bomb aja beres cerita
Balas   • Laporkan
fuck_love666
27/01/2012
mendingan kita liat diri sendiri apa yng sudah kita lakukan ,,saya rasa itu lebih berguna dibanding mencaci yng lain,,semua punya hak dan kewajiban ,,,yaaaaaa jlan kan saja sesuai aturan
Balas   • Laporkan
joecy
27/01/2012
Kami orang Atheis pernah merasa beragama seperti kalian orang beragama, tapi kalian orang beragama tidak pernah merasakan Atheis seperti kami, jadi mohon jangan SOK TAU. Kami tau apa yang Anda tau, tapi Anda tidak tau apa yang kami TAU!
Balas   • Laporkan
mas_pank | 01/02/2012 | Laporkan
tak percaya agama tapi percaya Tuhan, ono opo iki..
jurdil | 30/01/2012 | Laporkan
joecy,utk jadi Atheis anda harus faham..sy pikir anda pinter..ternyata belum pinter untuk sok jd Atheis.belajar dulu baru ngerti...kalo ngaku Tuhan itu namanya free thinker/gak percaya agama, kalo Atheis yah ga percaya Tuhan...hikhik jadi lucu
jurdil | 30/01/2012 | Laporkan
joecy,utk jadi Atheis anda harus faham..sy pikir anda pinter..ternyata belum pinter untuk sok jd Atheis.belajar dulu baru ngerti...kalo ngaku Tuhan itu namanya free thinker/gak percaya agama, kalo Atheis yah ga percaya Tuhan...hikhik jadi lucu
andi_rider
27/01/2012
Al Gozali saja perna mengalami masa transisi tidak merasakan lagi adanya Tuhan...itu merupakan bagaian perjalanan spiritual...masalahnya bukan ada tidak adanya Tuhan...tapi ketiadaan Tuhan yang lebih bahaya dari pada kematian
Balas   • Laporkan
kemprut_ijo
27/01/2012
aksi ambil untung bisnis baru ateis
Balas   • Laporkan
homhai
27/01/2012
semoga Tuhan mengampuni mereka
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ