Dunia

24-1-1966: Tragedi Air India, 117 Tewas

Pesawat tipe Boeing 707 itu mengangkut 11 awak dan 106 penumpang

Selasa, 24 Januari 2012, 08:30 WIB
Renne R.A Kawilarang
Pesawat Air India Boeing 707 (www.al-airliners.be)

VIVAnews – Pada 46 tahun lalu, pesawat Air India yang mengangkut 117 orang jatuh di Pegunungan Alpen, Swiss. Pesawat naas tersebut hancur setelah menabrak gunung saat dalam perjalanan menuju New York. Ini adalah kecelakaan kedua yang dialami maskapai Air India di lokasi yang sama.

Menurut stasiun berita BBC, tim penyelamat menemukan reruntuhan pesawat Boeing 707 berserakan 427 meter di bawah puncak Mont Blanc.

Akibat dahsyatnya ledakan, tidak ada korban selamat dari kecelakaan tersebut. Pesawat Air India tengah mengangkut 11 awak dan 106 penumpang.  Salah seorang penumpangnya adalah Dr Homi Jehangir Bhabha, ketua Komisi Energi Atom India, yang tengah dalam perjalanan menuju Wina.

Menurut otoritas penerbangan setempat, pesawat jatuh dikarenakan kesalahan pilot dalam mengkalkulasi posisi pesawat. Sesaat sebelum jatuh, pilot menurunkan ketinggian pesawat karena menyangka telah melewati puncak Mont Blanc.

Tidak lama kemudian pesawat pun menghilang dari radar.  Enam belas tahun sebelumnya, pesawat Air India lain juga jatuh di dekat lokasi kecelakaan, menewaskan 48 orang di dalamnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ