Dunia

Demi Sukses Panen, Gadis Kecil Ditumbalkan

Mayatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Bijapur, India.

Selasa, 3 Januari 2012, 10:16 WIB
Denny Armandhanu
Ilustrasi tengkorak (Finbarr O'Reilly/Reuters)

VIVAnews - Dua orang petani di distrik Bijapur negara bagian Chhattisgarh, India, ditahan atas tuduhan pembunuhan terhadap seorang gadis berusia tujuh tahun. Menurut pengakuan para tersangka, gadis itu dijadikan tumbal untuk kesuksesan panen mereka.

Dilansir dari The Times of India, Selasa 3 Januari 2012, kedua tersangka, Paddam Sukku dan Pignesh Kujur, membunuh Lalita Tati pada Oktober 2011. Mayat gadis malang ini ditemukan seminggu kemudian dengan kondisi mengenaskan, tubuhnya dimutilasi dan perutnya terbuka.

Menurut Rajendra Narayan Das, polisi di distrik Bijapur, kedua pelaku menculik Tati saat gadis itu berjalan pulang setelah menonton televisi di rumah tetangganya.

Kedua pelaku memotong-motong tubuh Tati dan mengambil ginjalnya untuk dipersembahkan kepada dewa mereka di sebuah kuil. Keduanya mengaku melakukan aksi sadis ini demi kesuksesan panen mereka di masa mendatang.

Saat ini kepolisian Bijapur tengah mengumpulkan berbagai bukti lainnya untuk mendukung pengakuan tersangka. Jika terbukti bersalah, keduanya terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Sukku dan Kujur adalah sebagian dari petani tradisional di Chhattisgarh yang masih memegang adat kesukuan yang primitif. Para penganutnya masih percaya sihir dan kerap datang ke dukun-dukun.

Lestarinya kepercayaan ini adalah karena kebodohan dan buta huruf di berbagai wilayah terpencil di India. Tumbal manusia memang jarang terjadi di negara tersebut, namun setiap tahunnya menyita perhatian. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
revinclaw
03/01/2012
inilah hal yang di akibatkan kebodohan yang di barengi kesesatan
Balas   • Laporkan
lilahanum | 27/01/2012 | Laporkan
ini kebodohan yg menyebabkan kesesatan..
ronald.whiz | 03/01/2012 | Laporkan
inilah kesesatan yg dibarengi dgn kebodohan
eko_satria
03/01/2012
sangat disayangkan,tu dampak kurang pengetahuan
Balas   • Laporkan
koberkobere
03/01/2012
sadisssss......
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ