Dunia

Pesta Miras Oplosan, 102 Orang Tewas

Sebelumnya mereka muntah-muntah dan mengalami sakit kepala yang hebat.

Kamis, 15 Desember 2011, 17:22 WIB
Denny Armandhanu, Indrani Putri
Keluarga salah satu korban tewas akibat miras oplosan di India (REUTERS/Rupak De Chowdhuri )

VIVAnews - Minuman keras ilegal oplosan menyebabkan 102 orang tewas dan puluhan lainnya harus dirawat di rumah sakit di Sangrampur, India. Polisi telah menangkap empat orang yang diduga terkait dengan produksi minuman oplosan ini.

Menurut hakim distrik Narayan Swarup Nigam, para korban yang merupakan buruh dan pekerja miskin ini langsung ambruk setelah menengak minuman keras yang dicampur metanol beracun pada Selasa lalu. Dilansir dari harian Wall Street Journal, Kamis 15 Desember 2011, metanol ini biasanya digunakan untuk bahan bakar, pelarut, dan bahan anti beku.

Tragedi bermula saat kumpulan pekerja miskin yang baru selesai bertugas membeli miras murah seharga 10 rupee (Rp1.687) per setengah liter, atau jauh lebih murah daripada miras legal. Mereka minum-minum sepanjang rel kereta api sebelum mulai muntah-muntah, sakit kepala hebat, dan mulut berbusa.

"Sedih rasanya kejadian seperti ini terjadi. Kenapa polisi tak bisa mencegahnya, saya tak mengerti," keluh Anwar Hasan Mullah. Ia adalah salah satu warga yang turut membawa enam korban, yang semuanya tewas, ke rumah sakit.

Hingga Kamis pagi, jumlah korban tewas sudah menyentuh angka 102 orang dan puluhan korban lainnya masih dirawat. Menteri negara bagian Bengali Barat, Mamata Banerjee, berjanji akan mengusut kasus ini.

"Saya ingin memberlakukan tindakan tegas terkait produksi dan penjualan miras ilegal. Namun masalah ini juga merupakan masalah sosial, sehingga harus dihadapi dengan aksi yang layak dari masyarakat juga," ujarnya.

Aksi keracunan massal ini menyebabkan massa yang marah menyerbu toko yang menjual miras tersebut. Tiap tahun, terjadi kasus keracunan miras ilegal di India. Tahun 2009, setidaknya 112 tewas akibat keracunan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
575857
30/01/2012
Nah ini...perlu di contoh..bwat ngurangi populasi. Stuju ndak kalo para korupter di negeri kita ne..di ajak pesta gituan??...he..he..he Stuju dong!!
Balas   • Laporkan
575857 | 30/01/2012 | Laporkan
maksutde nyong korupto..koruptor ..kae la sing jijii temen .ngentongna duit rakyat..ha.ha.ha..
bronx
15/12/2011
gilee hebat yah india.. skali nongkrong n mabok bareng,bs ampe ratusan org.. ckckck... @_@
Balas   • Laporkan
revinclaw
15/12/2011
mati konyol ya, kasihann anak istri mereka, dan untuk johndelwinto, miras di haramkan karena ada maksudnya, karena miras merusak, anak kecil juga tahu, kalo loe ngga percaya loe sulut aja mirasnya pake api, na loe bayangin sendiri itu terjadi di dalam tub
Balas   • Laporkan
johndelwinto
15/12/2011
Orang bodoh mati ditangan sendiri. Membuat minum miras seakan-akan haram. Padahal saya minum miras baik-baik saja. Ada aturannya dan caranya minum. Lihat tingkat alkoholnya. Jika diminum sesuai takaran akan bagus utk kesehatan, khususnya liver & ginjal.
Balas   • Laporkan
blue_demon | 30/12/2011 | Laporkan
lets get some booze :D
sunsuke | 16/12/2011 | Laporkan
halah, alasan tukang mabok.
aduy83 | 16/12/2011 | Laporkan
Sama az bodoh'y kamu jg, emang di agama loe ga dilarang minum alkohol ya? Huft parah...
xixiulia
15/12/2011
berduka, janganlan terulang dinegeri ini,berani minum miras = siap-sap mati sia-sia, keluarga menjadi korban
Balas   • Laporkan
sunsuke | 16/12/2011 | Laporkan
amin gan.
exocet
15/12/2011
wow.. banyak ny yang tewas...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ