Dunia

Temukan Ular Berkepala Dua, Tukang Kebun Syok

Ada kekhawatiran ular itu tak bakal hidup lama. Dua kepala punya keinginan berbeda.

Senin, 17 Oktober 2011, 07:19 WIB
Elin Yunita Kristanti
Ular berkepala dua (Daily Mail)

VIVAnews -- Seorang tukang kebun syok, kaget saat melihat seekor ular. Bukan karena ia fobia dengan hewan melata itu, tapi bentuk hewan itu yang tak  biasa: berkepala dua.

Saat itu, Paul Carver sedang menyemprotkan cairan pembasmi rumput di lahannya. Ia menemukan sejumlah ular kecil. Saat mengamati kerumunan ular itu, ia menjumpai salah satu hewan reptil itu berkepala dua. Meski bentuknya aneh, ular itu merayap tanpa masalah.

"Reaksi pertamaku adalah bagaimana secepatnya pergi, tapi kupikir ini hal aneh. Lantas aku menimbang apa yang harus aku lakukan dengan hewan ini," kata dia seperti dimuat Daily Mail.

Pria asal Clarksville, Tennessee itu lantas menelepon temannya, Dale Granstaff, seorang petugas di Balai Margasatwa.

Sementara, Grandstaff mengatakan, "Ada jutaan ular di dunia ini, juga telur-telurnya. Dalam setahun, mungkin ada beberapa ular yang terlahir seperti ini." Namun, dia menambahkan, "Pada dasarnya tidak mungkin bayi seperti itu dihasilkan di alam liar, secara alami."

Ia memutuskan untuk menyerahkan ular jenis Kingsnake yang tak berbisa itu ke Tennessee Tech University. Hewan itu kini dianalisis seorang ahli bernama, Dr Dan Combs.

Ada kekhawatiran ular itu tak bakal hidup lama. Sebab dua kepalanya memiliki keinginan yang berbeda. Yang kelihatan jelas, soal arah gerakan. Karena tak ada kepala yang dominan, dua kepala itu ingin mengendalikan tubuhnya. Suatu ketika, satu kepala mengarah ke luar, satu lainnya ingin tetap tinggal di dalam kandang.

Demikian juga soal fisik, ular tersebut juga menunjukkan tanda-tanda cacat pada tulang belakang. Kondisi itu diperkirakan akan membuatnya sulit makan. Meski saat ini sudah bisa minum air. "Ini sangat menarik, saya telah melihat sejumlah binatang diawetkan dengan ekstra bagian tubuh, juga sebuah kura-kura yang hidup dengan dua kepala. Namun, saya tak ingat pernah melihat ular hidup dengan dua kepala," kata Dr Combs.

Ahli reptil itu berharap ular aneh tersebut bisa bertahan hidup. Meski ia mengaku, tak terlalu optimistis. "Saya khawatir, ia ak bisa makan. Jika benar demikian kondisinya, hewan itu mungkin hanya bertahan satu minggu," kata dia.

Namun, jika bayi ular berkepala dua itu menunjukkan tanda-tanda positif, bisa makan dengan normal, ia bisa hidup hingga 20 tahun dan mencapai panjang 1,8 meter. Namun, tetap, harapan hidupnya bisa berkurang tiga tahun karena kondisinya yang abnormal.

Baca Juga

VIDEO: Gol-gol Ajaib Roberto Carlos

Sibuk Syuting Iklan, Irfan Bachdim Dicoret dari Pelatnas

Aktor Ganteng nan Macho Ini Ternyata Gay

Yuni Shara dan Rafii Ahmad Saling Menyakiti

Baju Seksi Bikin Wanita Terlihat Tidak Cerdas

Pabrik Mobil Asal Malaysia Ini Permudah Orang RI Punya Mobil

Tersandung Masalah Rumah Tangga Menteri Suharso Mundur



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kenta
03/03/2012
huu.. nak sd jg bisa liat klo fto ini hasil editan.. bkin brita tuh yg real jgn bhongi konsumen..
Balas   • Laporkan
viking.steven
28/12/2011
Ajib emang keajiban Allah S.W.T ular bisa berkepala dua~!!
Balas   • Laporkan
izhekazama
27/12/2011
wah alus euy....
Balas   • Laporkan
zudhirayn
26/12/2011
naujubillah min zalik,mudah2han kita smakin brsyukur kpa sang khalik,
Balas   • Laporkan
zudhirayn
26/12/2011
naujubillah min zalik,mudah2han kita smakin brsyukur kpa sang khalik,
Balas   • Laporkan
sigli06121972
25/12/2011
Ternyata ada ya ular berkepala dua
Balas   • Laporkan
cery
04/11/2011
kenapa kita harus heran dengan ular seperti itu .. apakah kita tidakmenyadarinya kalo kita juga sering mempunyai lebih dari dua kepala '''''''''''''''''''''''''''
Balas   • Laporkan
Lincha
20/10/2011
Bisa jadi ular tersebut salah satu percobaan para ilmuwan atau bisa jg TUHAN menununjukkan Kebesaran-NYA
Balas   • Laporkan
tia
20/10/2011
bene2 rahasia illahi...................
Balas   • Laporkan
tia
20/10/2011
bener2 rahasia illahi.............
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ