Dunia

Kelaparan, 29.000 Anak Somalia Tewas

Ratusan ribu anak lainnya menderita kekurangan gizi akut.

Jum'at, 5 Agustus 2011, 15:17 WIB
Denny Armandhanu
Anak-anak di Somalia terancam kelaparan. (AP Photo/Farah Abdi Warsameh)

VIVAnews - Bencana kekeringan dan kelaparan di Somalia telah menewaskan lebih dari 29.000 anak di bawah lima tahun. Sementara itu, ratusan ribu anak lainnya menderita kekurangan gizi akut dan terancam kehilangan nyawa.

Hal ini berdasarkan laporan pemerintah Amerika Serikat yang disampaikan oleh Nancy Lindborg, Juru Bicara Dana Bantuan AS, kepada Kongres. Dikutip dari CNN, Kamis, 4 Agustus 2011, Lindborg mengatakan 29.000 balita tersebut tewas dalam kurun waktu 90 hari di Somalia bagian selatan.

Angka ini didasarkan pada survey nutrisi dan kematian di Somalia yang telah diverifikasi oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular AS. Laporan yang dikeluarkan AS ini adalah laporan pertama yang menyebutkan angka pasti jumlah anak tewas akibat kelaparan terparah di Somalia selama 60 tahun terakhir.

Sebelumnya, PBB hanya menyebutkan jumlah korban tewas mencapai puluhan ribu, tanpa memberikan angka pasti. Laporan PBB menyebutkan, masih terdapat 640.000 anak Somalia yang menderita gizi buruk. Jika tidak segera diatasi, jumlah anak balita yang tewas akan semakin bertambah.

Kelaparan di Somalia terjadi akibat beberapa hal, di antaranya adalah kekeringan, mahalnya harga pangan dan konflik berkepanjangan. PBB Rabu, 3 Agustus 2011, mengumumkan wilayah kelaparan meluas ke tiga wilayah di Somalia. PBB melaporkan, dari 7,5 juta warga di Somalia, sebanyak 3,2 juta di antaranya berada di kondisi yang mengkhawatirkan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
proletar
05/08/2011
Miris!survey bilang kl d bulan ramadhan konsumsi muslim meningkat dr biasanya tp di belahan dunia lain msh ada balita2 tewas krn g makan:( ayo btindak hei lembaga amil zakat/donasi kmanusiaan laenx(mo nyumbang nih!)!jgn nunggu rame di media br pd carmuk!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ