Dunia

Osama Ditembak dengan Peluru Minyak Babi?

Silver Bullet Gun Oil mengumbar, produk mereka bisa membuat teroris ditolak masuk surga.

Jum'at, 3 Juni 2011, 11:32 WIB
Elin Yunita Kristanti
Osama Bin Laden (businessinsider.com)

VIVAnews -- Kontroversi terus mewarnai kematian buron teroris nomor wahid, Osama Bin Laden di tangan pasukan elit Amerika Serikat, US Navy SEAL, Minggu 1 Mei 2011 lalu.

Tak hanya mengapa ia ditembak alih-alih ditangkap hidup-hidup dan diadili, juga mengapa jasadnya dilempar ke Laut Arab, kini muncul kontroversi baru: soal peluru.

Sebuah perusahaan bernama Silver Bullet Gun Oil, dalam situsnya mengaku, menjual minyak senjata yang mengandung 13 persen lemak babi cair. Sehingga, produk ini "efektif untuk melawan teroris Islam dengan kekuatan berlapis."

Dalam situsnya, perusahaan tersebut menjelaskan, bagaimana minyak babi akan berpindah ke obyek yang terkena serangan peluru. "Ini akan membuat teroris ditolak masuk surga," klaim perusahaan itu, seperti dimuat Daily Mail 3 Juni 2011.

Minyak tersebut dibanderol dengan harga US$8,95 untuk 4oz, mengklaim akan membuat para teroris makin ketakutan.

Mereka juga mengklaim, salah satu pelangannya adalah mliter AS. "Ribuan botol Silver Bullet Gun Oil telah didistribusikan sejak Juli 2004 lalu ke seluruh anggota di semua cabang militer AS."

Dalam promosinya di situs YouTube, perusahaan ini menggunakan foto Bin Laden, lengkap dengan tulisan, 'Tewas menggunakan senjata yang memakai Silver Bullet Gun Oil'.

Dalam situsnya, perusahaan tersebut menuliskan, produk tersebut hanya digunakan untuk teroris muslim bersenjata. "Kami tidak mendukung diskriminasi terhadap ras atau agama, hanya teroris," umbar mereka ,

Dikonfirmasi, seorang juru bicara bagian pengadaan Angkatan Darat AS mengatakan kepada Southern Pverty Law Center's Hatewatch -- LSM yang memantau fanatisme di online -- bahwa mereka tidak mengenal nama Silver Bullet. Meski,ia mengakui bahwa seorang tentara angkatan laut atau lainnya bisa membeli minyak sendiri dan menggunakannya di medan perang.

Untuk diketahui, dalam aturan Islam, konsumsi daging babi dilarang, tetapi Al Quran juga menyatakan bahwa jika seseorang dipaksa untuk mengkonsumsi daging maka mereka tidak bersalah. (Sumber: Daily Mail) (eh)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rutje21
04/06/2011
Namanya juga Iklan.
Balas   • Laporkan
messi10
03/06/2011
Kasihan benar Wanita2 muslim, Di sorga laki2 setelah membunuh kapir dapat 72 bidadari, wanita dapat apa? Cuma jadi pembantu!
Balas   • Laporkan
badoetsmart
03/06/2011
gak perlu reaktif bos, berita itu blm terbukti kebenarannya...jgn mudah terjebak dgn propaganda pihak2 tertentu...bs jd itu konspirasi tingkat tinggi utk kepentingan tertentu dr pihak yg blm kita ketahui...
Balas   • Laporkan
Jujur,saya kurang tahu betul siapa yang salah dan yang benar,yang saya tau sesama manusia di larang saling membunuh.
Balas   • Laporkan
gucle | 03/06/2011 | Laporkan
nah, comment yg kayak gini yang gue demen, bener bro, sesama manusia ga boleh saling bunuh.
kelo
03/06/2011
Seberapa besar amalan kita gak cukup untuk memasukkan diri qt ke surga, Surga adlh Rahmat yang di berikan Allah untuk kita bukan brrti qt tidak usah beramal.
Balas   • Laporkan
bagong
03/06/2011
Sampai segitunya ni yang buat minyak....hahaha. paling ga dia sadar.... tu orang bakal masuk surga... karena orang yang ga tau mengapa dia dibunuh... dosanya akan ditanggung yang membunuh...
Balas   • Laporkan
must_julius
03/06/2011
Berita lucu. mengumbar ketidak pintarannya.hahahha
Balas   • Laporkan
banitamim
03/06/2011
peluang bisnis baru< perusahaan ni pintar melihat peluang bisnis
Balas   • Laporkan
damaranggara
03/06/2011
hahahahahaha.. ada-ada aja nich orang Amerika..
Balas   • Laporkan
ga-ga-gagap
03/06/2011
SULE tanya : Yang bodoh siapa HAYOO??
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ