Dunia

Ramalan Kiamat 21-05-2011 Makan Korban Jiwa

Seorang ibu di AS mengajak dua anaknya bunuh diri. Pria Taiwan tewas terjun dari gedung.

Selasa, 24 Mei 2011, 11:16 WIB
Elin Yunita Kristanti
Harold Camping (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)

VIVAnews -- Kita tahu ramalan Harold Camping bahwa kiamat terjadi 21 Mei 2011 sudah salah. Sejumlah kalangan menilai pria sepuh berusia 89 tahun itu sekedar mengoceh. Bergumam sembarangan, lalu dihembuskan media ke seluruh dunia.

Di tengah cemoohan itu, Harold kemudian mengumumkan bahwa kiamat diundur. Kapan? Tanggal 21 Oktober 2011. Darimana dia mengetahui penundaan kiamat itu, tidak ada penjelasan yang ilmiah selain penjelasan yang dimengerti oleh dirinya sendiri dan celakanya dipercaya oleh sejumlah orang.

Mereka yang percaya itulah yang bertindak dengan jalannya sendiri menyudahi hidup. Seorang ibu mengajak dua anak gadisnya bunuh diri bersama. Seorang pria terjun bebas dari ketinggian, di hari penghabisan itu. Dan mereka cuma contoh dari sekian korban yang percaya dengan ramalan itu.

Seperti dimuat LiveScience, seorang perempuan California bernama Lyn Benedetto adalah satu dari jutaan manusia yang mendengar ramalan kiamat Camping. Ia lantas jadi khawatir keselamatan anak-anak perempuannya.

Benedetto diduga memaksa dua putrinya yang berusia 11 dan 14 tahun untuk berbaring di tempat tidur dan memotong leher mereka dengan pisau, lalu mencoba bunuh diri. Untung polisi keburu datang menangkapnya, Benedetto dan dua putrinya dilaporkan selamat.

Yang lain tak seberuntung itu. Pada 5 Mei 2011, seorang pria tua di Taiwan bunuh diri dengan cara melompat dari sebuah gedung tinggi. Aksi nekatnya itu diduga kuat terkait ramalan kiamat yang dikampanyekan Camping ke seluruh dunia.

Pria malang itu memakan mentah-mentah apa yang diutarakan Camping dan pengikutnya, menurut dia bencana gempa dan tsunami yang terjadi, khususnya di Jepang, adalah pertanda.

Sementara, banyak lagi kasus bunuh diri yang diduga terkait dengan ramalam kiamat, meski belum semuanya terkonfirmasi.

Ini bukan kali pertamanya ramalan kiamat yang gagal memicu tragedi. Yang paling terkenal terjadi pada 1997, saat itu kelompok Kriste 'Heaven's Gate' atau 'Gerbang Surga' meyakini Komet Hele-Bopp adalah pertanda kembalinya Yesus, yang juga berarti kiamat bakal terjadi. Dipanas-panasi rumor, fanatisme ini berujung pada kematian 40 orang.

"Kasus kegagalan Camping adalah pembelajaran berharga, sebab, ramalan kiamat tak akan pernah habis. Banyak orang terutama di era New Age yakin 2012 adalah akhir dunia," kata investigator fiksi ilmiah, Benjamin Radford.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ajistevan
01/06/2011
waaah...tindakan kriminal..
Balas   • Laporkan
usman
01/06/2011
yg meramal yg kelewatan suda tua meramal yg tidak2 emang dia tuhan?? uda bau tanah mash ngeyel..
Balas   • Laporkan
yantie geblex
01/06/2011
mati sia-sia kasian..kasian..kasian..
Balas   • Laporkan
jajang
31/05/2011
sungguh bodoh manusia tersebut
Balas   • Laporkan
abhy mandar
30/05/2011
tiada yang dapat mendahului rencana ALLAH AZZA WAJALLAH karna semuanya telah tercantum d lauhil mahfudz, dan itu semua rahasia ALLAH dan hanya DIAlah yang mampu mengaturnya, bukan peramal ataupun prediksi semata, WALLAHU AA'LAM BISHSHAWAB?????????
Balas   • Laporkan
arie
30/05/2011
kuat kan iman kalian !.. percayakan pada yg di atas.hanya dia pemegang kunci kiamat..
Balas   • Laporkan
xxxting
30/05/2011
Gek yow do ngapa kuwi ki .Ngomong og ming do waton njeplak ,,,,, Bener kandane Rahmat , Kiamat itu memang ada tapi hanya Allah SWT yang tahu smuanya........terkecuali tanda2 akhir jaman memang sudah jelas2 kita lihat...makanya kami mengajak kpd smua umat
Balas   • Laporkan
arhanmokodompit
30/05/2011
percaya padanya sama saja kmu percaya setan.yg men duakan tuhan,hari kiamat dapat terjadi kapan sajah bialah tuhan menghedakinya,dan manusia tdk dapat megetahuinya apalagi menentukan kapan kiamat akan terjadi...................
Balas   • Laporkan
Ishak Jamaluddin
30/05/2011
gk perlu diramal dech, akan dtg dg sendirinya......persiapkan aza diri masing2,
Balas   • Laporkan
fadly
30/05/2011
hanya orang bodoh yg terlalu percaya dngn ramalan,,,,ajal dan nasib manusia hanya allah yg tahu,,,,,
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ